
Foto: Dok. The Old Man - Hong Kong
Dalam dunia peracikan minuman bar, bartender bagaikan seorang chef yang memegang kemampuan dalam menyeimbangkan rasa bahan minuman. Mixologist, begitu istilah bagi bartender yang sudah mumpuni, harus mengantongi jam kerja yang panjang di dunia bartending, untuk bisa menakar pertemuan antar liquor, spirit, beragam sirup, dan minuman berkarbonasi untuk sebuah resep.
Tren di dunia bartending juga sudah lama memunculkan rasa-rasa eksotis di dalam minuman. Ini dimulai dari penggunaan rempah daun Asia Tenggara, hingga beragam jenis buah. Bartender yang baik akan memilih teknik yang tepat, baik itu teknik muddling, stirring, hingga shaking. Sebagai cita-cita, diinginkan hasil cocktail atau mocktail yang bervariasi. Dari yang segar, punya tendangan spicy, atau bahkan lembut, cocok sebagai ladies's cocktail.
Menjadi bartender di luar negeri bisa menjadi tantangan bagi bartender yang ingin cepat berkembang. Cocktail dan wine bagaimanapun telah menjadi pemandangan biasa di keseharian warganya. Menemani makan dengan segelas cocktail tanpa perlu menunggu momen istimewa, menjadi hal lumrah. Semakin banyak meracik, semakin fasih!

Foto: Dok. The Old Man - Hong Kong
Di kota supersibuk Hong Kong, salah satu bartender yang diperhitungkan justru adalah sosok berdarah Indonesia, Agung Prabowo. Pria 35 tahun ini bekerja di The Old Man, sebuah cocktail bar yang bersembunyi di Aberdeen Street. The Old Man beroperasi Senin hingga Sabtu, di antara pukul 5 sore hingga 2 dini hari. Waktu yang mengakomodasi pengunjung kantoran selepas jam bekerja.Desain ruang The Old Man terinspirasi setting novel karya Ernest Hemingway, The Old Man and the Sea, rilisan 1952. Begitu pula nama minuman dan bahan-bahan di dalamnya.
Agung setiap malamnya melayani dengan sungguh-sungguh pemesanan minuman di dalam ruangan yang berkapasitas 20-an kursi. Mereka adalah kalangan yang mengapresiasi seni meracik minuman, bukan sekadar datang untuk mencari segelas alkohol.
Jangan bayangkan suasana ingar-bingar. Ruang bekerja Agung yang moody berkat penerangan dramatis, mengajak tamu untuk menghayati cita rasa tanpa terburu-buru. Dari foto-foto pelanggan yang beredar di internet, terlihat para tamu yang menanti minuman bak menanti datangnya sebuah sajian chef.

Foto: Dok. The Old Man - Hong Kong
Agung disibukkan dengan melayani banyak tamu terkenal, baru-baru ini salah satunya chef Gaggan Anand. Jadwal Agung juga dihiasi undangan sebagai guest bartender hingga ke luar negeri.
Kabar baiknya, pria penuh talenta ini tengah berada di Indonesia untuk melakukan sejumlah pemunculan publik. Salah satunya menjadi guest bartender di Nautilus Bar di hotel Four Seasons Jakarta, 6-7 April 2018, ini.
"Experience his innovative and unique cocktail selections that have made The Old Man the most happening bar in 2017!", begitu femina kutip dari press release.
Ini bocoran menunya :
The Sun Also Rises #1926
Coconut Oil fat-washed applejack, curry leaf infused Gin,
sweet vermouth sous-vide pandan leaves, lime kafir
Death in the Afternoon - 1932
Absinthe, sparkling wine, coco-pandan yogurt, froth & nutmeg
Green Hills of Africa #1935
Rosemary infused Pisco, Turmeric & tamarind cordial, citrus
The Snows of Kilimanjaro #1936
Marshmallows gin, lacto-fermented raspberry, citrus, gruyere
Little Wax Puppy
Beeswax infused Bourbon with eucalyptus honey, bitters
Masih di bulan yang sama, yakni 19-21 April 2018, Four Seasons Jakarta juga siap menyambut kedatangan Valentino Palmisano. Restoran tempatnya bekerja, Vespasia Restaurant di Italia, adalah peraih bintang Michelin.
Ia akan mengambil alih dapur Alto Restaurant and Bar, menyajikan 8 course degustation menu. Lekas booking seat Anda! (f)
Baca juga:
8 Acara Masak Jadul di Indonesia! Mana yang Bikin Anda Paling Betah Nonton?
4 Tip Sukses Mengolah Jantung Pisang
Trifitria Nuragustina
Topic
#agungprabowo, #theoldmanhongkong




