
(foto: dok. Warung Nako, dok. femina)
Namun, jangan bayangkan warteg yang berlokasi di Baranangsiang, Bogor, ini seperti warung Tegal umumnya yang kecil dan sempit. Warung Nako menempati bangunan besar berbentuk segitiga dengan langit-langit tinggi. Elemen kaca nako mendominasi bangunan berkonsep modern minimalis tersebut. “Kenapa namanya Warung Nako, karena konsep bangunannya semua dari kaca nako,” kata Khrisna, menceritakan inspirasi nama usaha kulinernya.
Sejak buka pada Maret 2018, Warung Nako tak pernah sepi pengunjung. Rata-rata pelanggannya adalah anak-anak muda yang tak pernah berhenti mengeksplorasi tempat makan. Itu sebabnya, Warung Nako menawarkan pilihan menu lauk-pauk, soto, dan sayur yang selalu berganti tiap harinya. Harganya antara Rp5.000 hingga Rp18.000. Ada juga paket ekonomis, dengan kisaran harga Rp15.000 hingga Rp30.000.
Secara keseluruhan, hidangan Warung Nako punya cita rasa masakan khas rumah. Femina sempat mencoba nasi merah dengan lauk dori asam manis, jamur crispy, dan tumis taoge. Ada juga soto tangkar dengan kuah merah pekat dengan paduan rasa pedas dan asam yang segar. Yang kekinian, ada pressed juice buah naga hingga wortel yang menjadi favorit pelanggan.(f)
BACA JUGA:
Menikmati Daging Bakar Ala Argentina
Mencicipi Spesialisasi Hamburg dari Jepang
Makan Siang Sehat dengan Superfood Bento Box
Topic
#reviewresto, #resto, #kuliner




