Food Review
Wagyu Premium dari Jepang Yang Empuk

23 Jun 2018


 FOTO: HERMAWAN.
 
Wagyu, gabungan dua kata dalam bahasa Jepang, adalah sebutan untuk sapi ternak yang dibesarkan di Jepang. Wa berarti Jepang dan gyu berarti sapi. Ternak di negara ini dibesarkan dengan perawatan berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Sapi di wilayah Kobe misalnya, mendapatkan perawatan pijat tiap harinya.
 
Ciri-cirinya, daging terasa sangat lembut, seakan meleleh di mulut, hasil dari jaringan lemak marbling. Selama ini, tak sedikit uang yang harus dikeluarkan para penikmatnya untuk mencoba daging ini. Chairman PT Zann Corporation, Ryudo Nakamura, menepis persepsi bahwa daging wagyu itu mahal, dengan menghadirkan Zann, steakhouse baru di Mal Gandaria City.
 
Nakamura, yang hanya bisa berbahasa Jepang, menjelaskan dunia wagyu dengan antusias. Ia menyeleksi sendiri peternakan wagyu dari seluruh wilayah Jepang. Ia didampingi Luthfi Gaffar, President Director PT Zann Corporation Indonesia, sebagai penerjemah femina.
 
Nakamura telah berkeliling Asia Tenggara, dan menetapkan Indonesia sebagai lokasi perdana bisnis kulinernya. Ia merasa publik Jakarta mulai teredukasi tentang wagyu dan mampu memahami konsep menu Zann.
 
“Sesungguhnya, daging wagyu tak perlu terlalu mahal. Namun, karena demand-nya tinggi, maka harganya melambung. Sebab itu, saya ingin menghadirkannya dengan harga yang terjangkau,” ujar Nakamura.

Special Cabbage Salad bersiram ponzu dressing disarankan menjadi pembuka sebelum berkelana rasa. Selain daging dari Jepang, Zann juga menyediakan wagyu yang sudah dikembangkan di Australia, hasil dari persilangan wagyu dan sapi lokal Australia. Nikmati dalam Beef Teriyaki Donburi. Di sini, digunakan wagyu dengan grade A3 hingga A5. Grade dibedakan atas tingkatan marbling, tekstur daging, dan kualitas lemak daging. Beberapa bagian potongan wagyu tersedia, mulai dari sirloin, kamenoko (perut), hingga zabunton (paha depan bagian atas).
 
 
Semua steak disajikan di atas hot plate. Potongan daging steak-nya dialasi irisan bawang bombay. Harum, karena bawangnya menjadi karamel berkat panas hot plate. “Dagingnya kami letakkan di atas potongan bawang bombay agar tidak overcooked,” jelas Lutfhi. Dari potongan pertama sudah terasa lunaknya daging ini. Tentu, tidak diperlukan tenaga berlebih untuk memotongnya.
 
“Biasanya, kami menyantapnya dengan cocolan shoyu dan wasabi,” ujar Nakamura, sembari mencontohkan. Sebagaimana penyajian premium, daging hanya perlu dibumbui sedikit garam dan merica. Rasa asinnya pas saat bertemu cocolan tersebut.

Rekomendasi
Datang untuk pertama kali? Berikut ini beberapa menu pilihan femina.
4 Omu Rice
4 Chicken Katsu Curry
4 Butter Corn
4 Chicken Karaage
4 Agedashi / Tosa Tofu
 
CHEF
 
Subur Rizky, head cook di steakhouse ini, telah berada di dunia dapur selama 10 tahun. Mengolah wagyu bukan hal baru, dan baginya, Zann adalah tempat sempurna untuk memahami wagyu autentik lebih dalam lagi. Terlebih, jarang ditemui wagyu yang masih merupakan kiriman dari Jepang. Jangan lupa mencoba kari Jepang yang telah dimodifikasinya ke dalam selera Indonesia!
 
Lokasi: Gandaria City Mall, Lt. Dasar MG-22, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan. Telp: 08121803470. Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB. Harga*): Rp16.000 – Rp598.000 (belum termasuk tax 10% dan service charge 11%). Suasana: Nyaman dan cukup leluasa untuk kunjungan keluarga.
*Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap. (f)

Baca Juga:
 
Namelaka Hadirkan Choux Gaya Baru di Jakarta
Aneka Menu Nikmat dan Sehat di HONU Poke and Matcha Bar
Gaya Gelato, Es Krim dari Bali dengan Bahan Organik Hadir di Jakarta


Topic

#review, #wisatakuliner

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?