
Maria mengawasi proses masak. (dok.Instagram @hjhmaimunahrestaurant)
Hj. Maimunah Restaurant and Catering
11 & 15 Jalan Pisang
Singapura 199078
Jam operasional:
07:30 AM - 08.00 PM
Hari Minggu tutup
Berdasarkan MasterCard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022, Singapura kembali menduduki peringkat teratas sebagai destinasi wisata ramah Muslim di antara negara- negara non-OIC (Organisation of Islamic Cooperation). Posisi ini berhasil dipertahankan sejak diluncurkannya GMTI pada tahun 2015. Pemukim asli Singapura, penduduk Melayu, merupakan kelompok etnis terbesar kedua di mana sebagian besarnya beragama Muslim.
Salah satu publik figur Muslim ternama Maher Zain, baru saja berkunjung ke Singapura. Sebagaimana dalam rilis persnya, ia menikmati beragam tempat makan halal, salah satunya di Hj. Maimunah Restaurant yang terkenal dengan masakan Melayu dan Minang. Lokasinya tak jauh dari Sultan Mosque, ikon kawasan Kampong Gelam yang menyatukan banyak unsur budaya dan modernitas. Dinamis!

Dok.Instagram @hjhmaimunahrestaurant
Restoran ini berdiri di tahun 1992 dan dikelola generasi kedua, Mastura Binte Didih Ibrahim dan dua saudara kandungnya, Maria dan Maryam. Mereka mengambil alih bisnis di tahun 2018 dari kedua orangtuanya, sementara brand 'Hjh Maimunah' diambil dari nama sang nenek. Tempat ini terdaftar pada list bergengsi Michelin Bib Gourmand Singapore di tahun 2019 dan telah menyebar ke enam lokasi lainnya di seantero kota.

Maher Zain di Hjh. Maimunah Restaurant
Maher mencoba Ayam Bakar (Panggang) dan versi yang berkuah santan, hingga Ikan Bakar Kecap. Lainnya, sambal goreng dalam dua versi, hingga Tumis Kangkung. Ia tertarik saat mengetahui bahan santan dalam masakan-masakan ini. Tahu Telur yang tinggi menggunung dan berbumbu petis, disebutnya mirip cake. Cuplikan seru makan-makannya ada di video yang diunggah ke kanal resmi Visit Singapore.
Setelah kenyang, Maher meneruskan jalan-jalannya ke butik-butik dan rumah yang bangunannya bekas peninggalan warga peranakan lama di Katong Joo Chiat, belakang Kampong Gelam. Warna-warni rumah jadulnya menjadi cuci mata menyenangkan sambil menyusuri kota dengan berjalan kaki. (f)
Baca juga:
La Ode, Jebolan MasterChef, Ajak Makan Ikan Sambil Jaga Ekosistemnya
Mau Bisnis Bakso dari Rumah? Ini Kiat Sukses Meraciknya
Hits di Kalangan Penjual Kue, Choux au Craquelin
Trifitria Nuragustina


