Jakarta baru saja memberikan sambutan hangat bagi Pierre Hermé, chef-chocolatier yang dijuluki oleh Vogue sebagai “The Picasso of Pastry.”
Kehadiran sang maestro secara langsung di Grand Hyatt Jakarta menandai peresmian Pierre Hermé Paris, oase bagi pemburu hidangan manis premium.
Dalam seremoni pembukaan, Hermé turut berbagi filosofi di balik sajian ikoniknya, Ispahan. Simfoni rasa leci, raspberry, dan rose petal cream darinya kini adalah salah satu kombo rasa yang populer di dunia.
Tur toko bersama Chef Pierre Hermé. Foto: Dok. Femina
Tak kalah memikat, Femina berkesempatan mencicipi Infiniment Vanilla Tart, sebuah tart d berlapis ganache lembut serta krim vanilla dari Tahiti.
Namun, yang mencuri perhatian adalah Héméra, kreasi untuk pasar Indonesia. Ada harmoni rasa tropis melalui perpaduan kelapa, pandan, mangga, dan markisa yang menyegarkan.
Selain entremet cantik, lini viennoiserie hadir di sini dengan aroma mentega dan flakiness luar biasa. Favorit kami jatuh pada Pain Au Chocolat Gianduja yang lumer di mulut, serta varian Pistachio yang nutty dan creamy.
Sambil mengajak berkeliling di dalam butiknya, Hermé menekankan komitmennya terhadap teknik pembuatan pastri melalui pengawasan produksi dari tim intinya.
Kehadiran butik ini bukan sekadar gerai kue biasa, melainkan destinasi gaya hidup bagi mereka yang ingin merayakan kemewahan seni kuliner Prancis di jantung Jakarta. (f)
Baca juga:
Lim Yoon-a dan Park Ji-hoon Meraih Popularity Award di Baeksang Arts Awards 2026
TRESemmé x The Devil Wears Prada 2 Tampilkan Definisi Rambut yang Extraordinary
Gaya Penuh Imajinasi dengan Koleksi Spesial Crocs x LEGO
Trifitria Nuragustina
Topic
#kuliner




