
Masih dengan gaya old-skool memesan steak secara well done? Atau, membanjirinya dengan saus?
Ini dua hal yang tak perlu dilakukan bila Anda berada di steakhouse skala premium. 'Premium' berarti destinasi yang memiliki potongan daging sapi berkualitas. Sedikit bercanda, 'tanda-tanda' steakhouse premim adalah ketika buku menunya terlihat pusing dibacanya.... Misalnya, istilah dry-aging yang berarti langkah pemeraman daging untuk rasa yang lebih terkonsentrat.
Wagyu misalnya, bisa berasal dari daging wagyu murni dan wagyu blasteran. Ada lagi skor berdasarkan USDA, dari strata Select, Choice, hingga Prime.
Tingkatan daging, bilamana wagyu, berkisar antara BMS 3-12 berdasarkan standar USDA. MBS berarti "Marbling Beef Score".
Standarisasi Australia menggunakan MS3-MS9 ("Marbling Score"), penilaian yang mirip dengan versi Jepang. Tingkatan di atas MS9 disebutkan MS9+. 'Sultan' banget!
Di Jakarta pada umumnya, tersering ditemukan wagyu MB5. "MB" singkatan dari marbling score. Di tempat yang lebih mentereng lagi, skor ini meningkat hingga MB12. Menikmatinya satu persatu, saat berkocek tebal, akan membuat Anda pintar memiliki preferensi. Hobi makan steak memang tak murah!
Bagi penggemar steak, mendapati premium cuts ini akan sangat menyenangkan. Cita rasa juicy kala kematangannya tepat (medium rare atau medium), menjadi faktor penting. Bagi purist, menyandinginya dengan sedikit garam alami - tanpa perlu saus- mengutuhkan kenikmatan.

Femina baru-baru ini mengunjungi Mad Cow, steakhouse di dalam Pullman Ciawi Vimala Hills. Ini tempat makan steak enak di area pinggiran Jakarta.
Femina menikmati Sirloin Wagyu MB2+ dan Saikoro Steak. Saikoro berasal dari daging sapi wagyu meltique dan umumnya dijual dalam bentuk kubus. Cocok diolah menjadi satai atau tumisan.
Di sini, opsi lain bagi penyuka daging merah adalah Lamb Chop (AUS) dan Smoked Beef Brisket. Brisket diasapi selama 12 jam, menghasilkan aroma smoky yang menggugah.
Jadi, sudah tahu kemana perginya untuk mencari steak prima di luaran Jakarta? Mampiri saja Mad Cow yang bersembunyi di kompleks resort mewah Pullman Ciawi Vimala Hills. (f)
Baca juga:
Tren Tea Blend di Luar Negeri, Indonesia Sedang Menyusul?
Menanam Microgreens Bisa Jadi Hobi Baru
Hwangnam-Ppang, Kue Korea yang Mirip Bakpia Jogja
Trifitria Nuragustina




