Food Review
Eksplorasi Warisan Kuliner dan Sambal Sommelier di Selera Keraton

28 May 2026

Steak & Fries, reinterpretasi Bestik Jawa yang enak. Foto: Dok. Selera Keraton


Kuliner jadi salah satu pintu gerbang utama menuju sebuah budaya–begitu pula dalam mengenal kekayaan Nusantara.

Di Selera Keraton, kita diajak bertualang rasa menikmati elegansi kuliner dari Keraton Solo dan Yogyaarta, dipadukan sentuhan Eropa.

Terletak di lantai 7 Keraton at The Plaza, Jakarta, satu-satunya properti The Unbound Collection by Hyatt di Asia Tenggara, Selera Keraton adalah transformasi dari The Club. Ruangannya dirancang ulang, dengan desain interior ala suasana keraton. 

Kini ia menjadi destinasi baru dalam menikmati hidangan yang diracik oleh Head Chef Edi Abdulrachman dan tim–menunya mengeksplorasi hidangan Keraton Solo dan Yogyakarta, serta hidangan Nusantara populer lain, Masakannya kontemporer, namun tetap menghargai tradisi.

Sambal Sommelier siap memandu kamu memilih sambal paling pas; Beef Rendang, hidangan wajib coba. Foto: Dok. Selera Keraton, Dok. Femina

Istimewanya, Selera Keraton menawarkan Sambal Sommelier, layanan khusus yang memandu tamu dalam mengurasi sambal yang sesuai mendampingi hidangan mereka. Resto ini memiliki bermacam sambal khas Nusantara, meski sebagian besar level kepedasannya tergolong ringan untuk pencinta rasa pedas.

Femina mencicipi rangkaian menu yang disajikan di meja, serta beberapa sambalnya, digabungkan dengan pilihan beragam dari meja prasmanan.

Ada juga sajian Jamu Nusantara dari Acaraki, seperti Moringacha–paduan daun kelor dan matcha latte–yang Femina coba.

Yuyu Salad Mangga dan Asinan untuk menggugah palet rasa kamu. Foto: Dok. Selera Keraton

Setelah segelas Selera Kopi (coffee cream dengan air kelapa) yang segar–dan nagih–serta Sate Lilit Sambal Matah versi mini, hidangan demi hidangan hadir menggugah lidah.

Lumpia Semarang, Otak Otak isi ikan dan udang, Asinan dengan sayuran renyah, serta Yuyu Salad Mangga dengan saus khas jadi sorotan di hidangan pembuka. 

Selanjutnya ada Sop Buntut dalam versi lebih bening, Gudeg Komplit dengan gudeg dimasak bareng daun jati, hingga olahan ikan seperti Sea Bass dengan bumbu ala Jimbaran yang lembut dan Gurame Sambal Matah.

Kiri ke kanan, searah jarum jam: Otak Otak; Gudeg Komplit, Bebek Linggarjati, Sea Bass, Sop Buntut. Foto: Dok. Femina

Bebek Lingarjati jadi hidangan berikutnya–bebek diasap kemudian digoreng, dihidangkan bersama sambal kecombrang. Kalau mau lebih nendang, Nasi Goreng Kecombrang (rasa kecombrangnya berteriak seru) di meja prasmanan adalah teman pas yang mengajak nambah.

Beralih ke hidangan utama, ada dua sorotan; pertama adalah Steak & Fries, reinterpretasi Bestik Jawa favorit Sunan Solo, yang menampilkan Rib Eye MB9 dengan cita rasa khas.

Yang kedua adalah Beef Rendang, rendang dari daging pipi sapi super lembut (saking lembutnya cukup ‘dicolek’ garpu) setelah dimasak selama 4 jam. Bumbunya meresap sempurna, dalam rasa familiar rendang favorit. Jangan heran kalau sepotong besar rendang ini kamu habiskan sendiri!

Kiri ke kanan, searah jarum jam: Selera Kopi dan Sate Lilit, Chocolate Cake, Crème Brulée, Serabi Solo digulung, Klepon. Foto: Dok. Femina

Kuliner Jawa yang umumnya didominasi rasa manis membuat dessert tak boleh dilewatkan. Ada Serabi Solo Notosuman dalam tampilan “ginuk-ginuk,” ada juga Pisang Goreng dan Chocolate Cake dengan raspberry sorbet hingga Crème Brulée dihiasi kue madeleine.

Dan petualangan rasa Femina ditutup Klepon yang tak hanya manis di lidah tapi juga manis dalam kenangan–baik tentang Selera Keraton maupun Keraton at The Plaza. (f)

SELERA KERATON
Keraton at The Plaza
Jln. M.H Thamrin Kav.15
Jakarta Pusat