
Foto: Arief Budiman (@lacinema_id)
Lokasi: Jl. Boulevard Raya QF3 No.11, Kelapa Gading, Jakarta.
Telp: (021) 45850988. Jam buka: 09.00 - 24.00 WIB (Minggu – Kamis), 10.00 - 01.00 (Jumat – Sabtu).
Harga: Rp22.000 - Rp65.000.
Suasana: Kasual. Ramai saat jam pulang sekolah.
Etalase kuliner di Indonesia makin meriah dengan kehadiran beragam gelato parlour. Namun, belum terdengar pemain yang mendasari gelato sehatnya dari kebolehan mengutak-atik bahan sebagaimana yang dilakukan Mino di Alberto Gelato & Patisserie. Ia tumbuh di keluarga besar yang nyemplung ke dunia gelato sejak 220 tahun lalu. Ia dulunya chef di hotel ternama di Venesia, lalu menjadi Food and Beverage Manager di kapal pesiar mewah Queen Elizabeth, hingga akhirnya menetap di Indonesia.
Studi teknologi pangan di University of Naples membuatnya mampu melakukan terobosan pada bahan baku gelato. Gelato yang sejatinya hanya bisa dibuat dengan jumlah gula pasir yang tinggi, diubah olehnya. Demi gelato yang lebih sehat, ilmuwan pangan ini mereduksi pemakaian gula pasir hingga 80% dari resep asli, menggantinya dengan fruktosa alami dari buah.
Gula yang telah melalui proses bleaching di industri, dimurnikannya kembali dan menjadi 20% gula yang digunakan dalam resep. Ia tidak mengandalkan susu dari supplier, tapi memilihnya sendiri dari peternakan di area Jabodetabek. Semua gelato diolah tanpa telur. Untuk kalangan vegan dan lactose-intolerant, Mino menciptakan versi dari susu kedelai. Untuk meminimalkan kontak dengan udara, digunakan pozetti sebagai display case.

Foto: Arief Budiman (@lacinema_id)
Dengan cekatan Mino mengeruk rasa Orange dan Pistachio de Bronte yang disebutnya ‘rasa Sicilia’. Teksturnya mulus. Rasa dan aroma jeruknya perlahan menyeruak di rongga mulut. Rasa pistachio-nya juga kentara di akhir kuluman. Dalam rasa Anacardi, pistachio yang dibawa dari Bronte ini dicampur kacang mete dan almond. Favorit femina adalah Malaga, mengandung kismis dan rum.
Gelato di sini tidak meninggalkan jejak rasa pahit gula dan gatal di tenggorokan. Saking enaknya, tambahan satu scoop Strawberry dan Lychee tandas begitu saja oleh femina. Tentu, hanya digunakan buah asli. “Gelato kami aman bagi penderita diabetes,” ujarnya, sambil menunjukkan dapurnya yang terletak di lantai atas gerainya.
Harga gelato Alberto di bawah harga gelato sekelasnya. Mino bertekad, gelato enak dan sehat bisa dinikmati kalangan luas. Puluhan restoran, termasuk restoran-restoran Italia kenamaan, telah mengandalkan suplai darinya. Inilah mengapa ia tidak membuka cabang. Di sini, Anda juga dapat menemukan kue-kue klasik Italia, seperti tiramisu, diplomatico, dan profittoles. Sambangi Alberto jika ingin menikmati rasa Italia yang sesungguhnya.
Pertama kali ke tempat ini? Ini rekomendasi femina:
-
Crema
-
Pistachio de Bronte
-
Ciocolato Nero
-
Malaga
-
Valrhona Almond Choco
- Tiramisu
Baca juga:
Interpretasi Modern Hidangan Kanton di Hakkasan
Poke Bowl, Makan Sehat yang Lebih Nikmat
Topic
#rekomendasirestoran, #gelato, #italia


