Cocktail bar-hopping di Singapura mengisi tiga malam Femina bersama Singapore Tourism Board. Setiap bar yang dituju punya desain interior, musik, dan vibe yang berbeda-beda, namun dengan kesamaan mengusung koktail eksploratif.
Perkembangan skena bar diceritakan oleh Rachel Tann (Academy Chair, Asia's 50 Best Bars), Jamie Koh (Brass Lion Distillery), dan Henry Stonham (Bar Convent Singapore), yang bergantian menemani minum-minum di tiap malamnya. Ketiganya sosok berpengaruh di komunitas bar lokal.
Apa itu cocktail bar? Baca di sini
Koktail generasi baru tak sekadar spirit, liquor, sirop botolan, dan rempah dapur seperti mint, timi, hingga rosemary, sebagaimana aliran koktail sekian tahun lalu.
Bahan dapur yang lebih variatif menjadi penyumbang aroma dan rasa yang lebih natural, baik itu dalam bentuk infusi, housemade syrup, layered drinks yang seru, hingga tekstur unik semisal foam.
Bartender berpikir bak seorang chef, mengulik fermentasi dan distilasi secara mandiri. Hasilnya, koktail yang tidak lagi melulu manis-pahit, tapi secara tak terduga gurih, asam, kecut, hingga aromatik. Pramusaji pun perlu menjadi storyteller yang baik.
Perkembangan skena bar diceritakan oleh Rachel Tann (Academy Chair, Asia's 50 Best Bars), Jamie Koh (Brass Lion Distillery), dan Henry Stonham (Bar Convent Singapore), yang bergantian menemani minum-minum di tiap malamnya. Ketiganya sosok berpengaruh di komunitas bar lokal.
Apa itu cocktail bar? Baca di sini
Koktail generasi baru tak sekadar spirit, liquor, sirop botolan, dan rempah dapur seperti mint, timi, hingga rosemary, sebagaimana aliran koktail sekian tahun lalu.
Bahan dapur yang lebih variatif menjadi penyumbang aroma dan rasa yang lebih natural, baik itu dalam bentuk infusi, housemade syrup, layered drinks yang seru, hingga tekstur unik semisal foam.
Bartender berpikir bak seorang chef, mengulik fermentasi dan distilasi secara mandiri. Hasilnya, koktail yang tidak lagi melulu manis-pahit, tapi secara tak terduga gurih, asam, kecut, hingga aromatik. Pramusaji pun perlu menjadi storyteller yang baik.

SAGO HOUSE @ 37 Duxton Hill
Awalnya selama lockdown beroperasi di rumah salah satu pendirinya, dan langsung jadi hits! Kini Sago House pindah ke lokasi baru dan menawarkan enam koktail yang berganti setiap minggu, plus beberapa signature drink yang selalu ada. Seru!

STAY GOLD FLAMINGO @ 69 Amoy St.
Bar yang diinisiasi oleh Jerrold Khoo dan Bai JiaWei ini ada di peringkat 63 di Asia’s 50 Best Bars 2024. Koktailnya dibagi ke dalam enam kategori, mulai dari yang simpel (SG$25) sampai yang super kompleks (SG$50), menggabungkan teknik mutakhir, bahan unik, dan gelas khusus.

NUTMEG & CLOVE @ 8 Purvis St.
Branding grafisnya bikin mata langsung tertarik, mulai dari coaster sampai menu dengan warna vibrant pink! Bar Manager Shelley Tai dan Head Bartender Gavin Teverasan menciptakan minuman yang terinspirasi perjalanan keliling kota Singapura.

CAT BITE CLUB @ 75 Duxton Rd.
Jesse Vida dan Gabriel Lowe merancang bar yang berfokus pada lebih dari 200 jenis agave (ala Meksiko) dan minuman alkohol hasil distilasi beras (ala Jepang). Hidden bar dengan playlist menyenangkan ini mengisi peringkat 75 di Asia’s 50 Best Bars 2024.

JIGGER & PONY @ 165 Tanjong Pagar Rd.
Bar ini menduduki peringkat 5 di Asia’s 50 Best Bars 2024 dan sudah masuk Top 10 selama enam tahun berturut-turut. Penghujung tahun lalu, pendirinya, pasangan Indra Kantono dan Guoyi Gan, bekerja sama dengan Union Group membuka Cosmo Pony di Jakarta.
THE ELEPHANT ROOM @ 33 Tanjong Pagar Rd.
Masuk peringkat 65 di Asia’s 50 Best Bars 2024, bar ini memasok banyak bahan bakunya dari Little India Tekka Market. Ada minuman Biryani, yaitu vodka bercampur
basmati makgeolli dan ghee sake, atau minuman Chicken Curry, berupa tipe old fashioned dari wiski, bumbu masala, dan kaldu ayam. Unik!

BAR SOMMA @ New Bahru, 46 Kim Yam Rd.
Modern Italian cocktail bar di dalam kompleks hip bernama New Bahru ini menyatu dengan restoran fine dining Somma World. Kategori 'savory' yang unik adalah interpretasi Mel Chavez terhadap hidangan Italia ke dalam bentuk koktail. Ada Bolognes Muse dari blended scotch whisky, kaldu sapi, tomat, wortel, bawang bombai, dan seledri. Tak biasa namun enak! (f)
Baca juga:
Hotel Thailand yang Buka di Osaka Ini Majukan Cokelat Thailand untuk Valentine Afternoon Tea
Valentine di Bangkok? Coba di Duet by David Toutain, Terbaru di The Ritz-Carlton Bangkok
Serba Enak di Agneya, dari Ayam Bakar Bumbu Hingga Sapi Bakar Genteng
Trifitria Nuragustina
Topic
#Kuliner, #singapura, #singapore




