Food Review
4 Rekomendasi Restoran Plant-Based di Jakarta dari Jakarta Vegan Guide

4 Nov 2022


Dok.Instagram @madforcoffee.id

Ditulis oleh Jakarta Vegan Guide

Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat modern akan pola konsumsi yang lebih etis sekaligus sehat, semakin laju pula perkembangan kreativitas para penggiat industri kuliner di Indonesia dalam mengolah hidangan yang sepenuhnya berbasis nabati alias plant-based.
 
Apa itu hidangan berbasis nabati?

Singkatnya, hidangan nabati sama sekali tidak mengandung unsur dari hewan, baik daging, telur atau susu.

Sebagai gantinya, hidangan yang biasanya menggunakan daging, telur atau susu dari hewan diganti dengan kreasi daging, telur dan susu dari berbagai macam jamur, tumbuhan, kacang-kacangan hingga umbi-umbian.
 
Lebih dari sekadar alasan etika atau kesehatan, pola konsumsi berbasis nabati juga didorong oleh kesadaran umum yang semakin meningkat akan dampak industri peternakan terhadap krisis iklim. Sebagai contoh, tahukah Anda kalau produksi 100 gram daging sapi saja membutuhkan 100 kali lipat lebih banyak air dibandingkan produksi kacang merah dengan jumlah yang sama?
 
Mengingat skalanya yang luar biasa secara global, bisa dibayangkan bagaimana dampak lingkungan yang muncul dari industri peternakan. Padahal, selain memiliki kandungan protein yang setara dengan daging sapi, kacang merah juga memiliki kandungan serat, zat besi, kalsium dan magnesium yang lebih tinggi.
 
Ini baru membahas kacang merah saja.

Dalam keseharian kita, tentunya ada begitu banyak jenis kacang-kacangan dan bahan makanan nabati lain yang sudah lazim kita konsumsi dan nikmati tanpa mengetahui atau menyadari bahwa proses pembuatan dan kandungan gizi di dalamnya justru lebih sehat, ramah lingkungan dan beretika.
 
Ya, sebagai negara agraris dengan keanekaragaman hayati yang berlimpah, tak bisa dipungkiri bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara berbasis nabati terdepan di dunia, terlebih dengan inovasi dan kemajuan pesat dalam industri kuliner berbasis nabati di Indonesia selama satu dekade terakhir.
 
Empat restoran plant-based rekomenasi kami berikut ini hanyalah sekelumit dari banyak tempat makan serupa di ibu kota yang berhasil membuktikan bahwa kelezatan dan kekayaan kuliner sangat mungkin dicapai lewat racikan yang sepenuhnya berbasis nabati.
 
Siap menjelajahi pelbagai kuliner berbasis nabati di seantero Jakarta? Langsung datangi restoran pilihan Anda atau pesan lewat aplikasi sekarang juga!

 


Dok.Instagram Alpukat Bistro
 
Alpukat Bistro
Jl. Alpukat 2 No. 6, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
 
Apabila Anda penyuka pempek, maka Anda harus ke Alpukat Bistro!
 
Mulai dari pempek selam, pempek telur, pempek lenjer hingga model, tekwan dan otak-otak, restoran ini menawarkan berbagai varian masakan asal Palembang tersebut tanpa menggunakan ikan, telur atau bahan berbasis hewan lainnya. Menarik, bukan?
 
Selain itu, jamur goreng tepung ala Alpukat Bistro juga patut dicoba. Bukan hanya berukuran besar dan tebal, hidangan yang disajikan dengan seporsi nasi hangat dan saus sambal ini dijamin renyah hingga gigitan terakhir.
 

 

Dok.Instagram @burgreens
Burgreens
Jl. KH Wahid Hasyim No.47, Menteng, Jakarta Pusat
 
Salah satu menu favorit di Burgreens adalah Beefless Cheeze Burger, yang disajikan dengan bun yang lembut dan mengenyangkan, daging nabati yang empuk nan juicy serta sensasi lumer keju nabati yang berkesan di setiap gigitan. Wajib dicoba apabila berkunjung ke sini!
 
Berprinsip “belum makan kalau belum makan nasi”? Jangan khawatir! Di Burgreens, Anda tetap bisa menikmati hidangan klasik khas Indonesia seperti rendang, ayam goreng kuning hingga bakso (ya, semuanya berbasis nabati!) ditemani dengan seporsi nasi hangat.

 


Dok.Instagram @madgrassid
 
Mad Grass
Lokasi: Jl. Asem Dua No. 27, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
 
Kenapa hanya mencicipi racikan satu restoran saja saat bisa memesan menu dari beberapa restoran sekaligus?
 
Berkonsep collaborative space dan cloud kitchen, di Mad Grass Anda bisa memanjakan lidah dengan ragam hidangan sarat rempah khas Manado dari Rica Brothers (rekomendasi kami: Nasi Cakalang Rabe Rica) atau makanan khas Aceh dari Herbivorous.
 
Setelah itu, reguk kesegaran kopi susu nabati buatan Mad For Coffee untuk mencuci mulut sambil menikmati suasana outdoor yang hijau, asri dan menenteramkan.

 


Dok.Instagram @LoveMerci.id


Love Merci
Ruko Beach Theme Park Blok E/51, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
 
Ini surganya buat Anda yang memiliki sweet tooth alias penggemar yang serba manis!
 
Di Love Merci, Anda bisa menikmati aneka pastry manis maupun gurih, mulai dari pain au chocolat, BLT croissant sandwich, lavender cake hingga apple turnover, sambil menyeruput kopi dengan campuran susu oat yang creamy dan bercita rasa kuat. Semuanya menggugah selera dan berbasis nabati!
 
Lokasi Love Merci yang apik nan nyaman pasti juga akan menambah kesan Anda selama bersantap di kafe ini.
 
Tentang Jakarta Vegan Guide

Didirikan pada tahun 2018, Jakarta Vegan Guide adalah perusahaan media digital terkemuka yang berfokus pada gaya hidup vegan/berbasis nabati di Indonesia.
 
Jakarta Vegan Guide bertujuan membantu masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Jakarta secara khusus untuk hidup secara vegan/berbasis nabati melalui rekomendasi kuliner, berita, acara, toko dan produk-produk yang tidak dites pada hewan.
 
Pada tahun 2019, Jakarta Vegan Guide mengadakan Woke Space, sebuah festival bertemakan veganisme dan sustainabilitas yang menarik ribuan pengunjung untuk datang dan belajar lebih lanjut tentang pola hidup vegan/berbasis nabati. (f)
 
Selengkapnya tentang Jakarta Vegan Guide:
https://www.jakartaveganguide.com/
https://www.instagram.com/jakartaveganguide/
https://www.linkedin.com/company/jakartaveganguide/

Baca juga:
Jakarta Menjadi Inisiator Festival Dairy-Free dan Alternative Milk Latte Art Competition Pertama di Asia
Resep Vegan Curry Katsu oleh Firmansyah Mastup
Tren Bisnis Kuliner 2022, Makanan Sehat Makin Diminati

Bennita Luisa


Topic

#FeminaIndonesia, #FeminaFood

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?