Fashion Trend
The Kaleidoscope dari Si.Se.Sa, Koleksi Busana Syar'i untuk Lintas Generasi

1 Feb 2026

The Kaleidoscope dimeriahkan oleh kehadiran selebritas di runway: Celine Evangelista, Paula Verhoeven, Hamidah Rachmayanti. Foto: Dok. Si.Se.Sa


Ballroom The Langham, Jakarta, pada 28 Januari lalu ditata seperti taman cantik di tengah kesibukan kehidupan urban, dan jadi runway untuk Annual Fashion Show Si.Se.Sa bertajuk The Kaleidoscope.

Si.Se.Sa menampilkan keragaman busana muslim syar'i untuk berbagai kebutuhan–dari aktivitas sehari-hari, momen spesial hingga menyambut Ramadan dan Hari Raya.

Sepuluh sekuens yang menghadirkan 108 looks itu jadi bukti konsistensi Si.Se.Sa dalam merancang modest fashion yang bukan hanya stylish tapi juga sesuai kaidah syar'i–menutup aurat, bersiluet longgar, dan tidak transparan. Tentunya dipadukan khimar dalam bermacam ukuran dan model.

Dari koleksi untuk liburan musim dingin, berbahan denim, warna klasik hitam-putih, hingga koleksi dengan Swarovski. Foto: Dok. Si.Se.Sa

Di show tahunan ini, Si.Se.Sa menunjukkan bahwa rancangan mereka bisa dipakai oleh siapa pun tanpa kenal usia.

Dalam bincang-bincang di konferensi pers sehari setelah show, Si.Se.Sa yang terdiri atas kakak-adik Siriz Tentani, Senaz Nasansia, dan Sansa Enandera, serta ibu mereka, desainer Merry Pramono, mengatakan bahwa koleksi mereka bisa untuk lintas generasi, asal pemakainya percaya diri dan merasa nyaman.

Si.Se.Sa juga mengatakan bahwa mendesain busana syar'i yang inovatif juga sebuah tantangan, tanpa meninggalkan kaidah syar'i. “Karena itu kami bermain tekstur dari material yang dipakai,” kata Sansa Enandera. 

Contohnya, Si.Se.Sa mengeksplorasi bahan voal (voile) jadi khimar. “Umumnya, kan, khimar dari sifon,” ujar Senaz Nasansia.

Selalu ada kombinasi dalam hitam, warna andalan Si.Se.Sa dan favorit pelanggan. Foto: Dok. Si.Se.Sa

Bermain tekstur terlihat dalam The Kaleidoscope, salah satunya ketika Si.Se.Sa menggunakan wastra Nusantara dari tenun Aceh dan Sumatra Barat. Pemilihan wastra itu adalah bentuk dukungan terhadap pemulihan masyarakat Aceh dan Sumatra Barat setelah bencana alam.

Denim dan jacquard juga terlihat diolah dalam koleksi The Kaleidoscope.

“Kreativitas busana syar'i juga bisa dilakukan di bagian tangan dan bawah,” jelas Merry Pramono.

Hal ini ditunjukkan Si.Se.Sa lewat detail intricate di bagian lengan dan hemline, baik lewat embroidery, sentuhan lipit, maupun penempatan kristal Swarovski, ciri khas Si.Se.Sa.

Merry Pramono, Siriz Tentani, Senaz Nasansia dan Sansa Enandera di konferensi pers pada 29 Januari 2026. Foto: Dok. Si.Se.Sa

“Selain itu kami juga menghadirkan outer set yang mungkin juga bisa dipakai oleh mereka yang belum berbusana syar'i,” kata Merry lagi, merujuk koleksi Si.Se.Sa dalam The Kaleidoscope yang cocok untuk liburan musim dingin.

“Yang penting, kami tetap konsisten dan terus berkarya sambil terus belajar,” kata Siriz Tentani, sesuai visi Si.Se.Sa untuk memberdayakan perempuan muslim dalam mengekspresikan identitas mereka dengan anggun dan penuh percaya diri. (f)

Baca juga:
Digelar di Borobudur, Modinity Fashion Parade 2026 Rayakan Fashion Asia Tenggara
Estetika Kontemporer Heaven Lights untuk Koleksi Ramadan dan Hari Raya
Inspirasi Gaya dari Pergelaran IN2MOTIONFEST 2025

 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?