Hari Kartini juga jadi selebrasi pencapaian bagi perempuan Indonesia, yang biasanya ditunjukkan dengan berbusana tradisional kontemporer dan berkain saat beraktivitas sehari-hari.
Koleksi kapsul Wilsen Willim yang dirilis hari ini bisa jadi teman paduan kain Sahabat Femina. Dalam peluncurannya di The Lounge Grha Bimasena, Jakarta, Wilsen Willim menampilkan beragam bentuk luaran dan atasan yang terinspirasi siluet busana tradisional.
Beskap, kebaya encim, dan kebaya janggan diinterpretasikan ulang oleh Wilsen Willim menjadi busana modern dalam motif klasik seperti tartan hingga Prince of Wales check (glen plaid). Tentunya ciri khas sang desainer seperti aksentuasi pinwheel dan sentuhan korset juga terlihat.
Koleksi kapsul Wilsen Willim terinspirasi siluet busana tradisional (aksesori: Subeng Klasik, wastra: Aguna Kaya). Foto: Dok. Wilsen Willim
Koleksi ini pun terlihat cantik dipadupadankan wastra Nusantara, seperti ditunjukkan dalam trunk show; beragam motif dan warna kain batik koleksi Aguna Kaya pas banget menemani koleksi ini.
Mengedepankan desain yang ramah dikenakan perempuan bekerja, Wilsen Willim merancang koleksi kapsul ini untuk dipakai perempuan bekerja di berbagai kesempatan, dan versatile dengan bermacam padu padan.
"Saya menyuguhkan koleksi kapsul untuk para Kartini masa kini yang tetap mengedepankan penampilan tanpa melupakan kenyamanan mereka dalam berkarya," kata Wilsen Willim.
Koleksi kapsul ini eksklusif tersedia di butik utama Wilsen Willim, Galeries Lafayette dan Central Department Store.
Baca juga:
Parade Merah Marun dari Desainer IFDC Membuka Garis Poetih Raya Festival 2025
Nuansa Peranakan di Koleksi Wilsen Willim Menyambut Tahun Ular Kayu
OE x Wilsen Willim: Siklus 2.0, Selebrasi Kehidupan Lewat Sebuah Busana
Zornia Harisantoso
Topic
#jenamalokal




