Fashion Trend
Di JF3 Fashion Festival 2026, Billy Tjong Comeback Tampilkan Koleksi Fuchsia

5 Aug 2026

Setelah cukup lama tidak muncul di runway sejak masa pandemi, desainer fashion Billy Tjong akhirnya kembali. 

Bukan dengan koleksi yang sibuk membuktikan bahwa karyanya masih relevan, tetapi justru dengan sesuatu yang terasa sangat personal—warna kesayangan, memori masa kecil, murid-muridnya, dan tentu saja, 25 tahun perjalanan di dunia fashion Indonesia.

Fuchsia: A Journey of Growth, koleksi Billy Tjong di JF3 Fashion Festival 2026. Foto: Dok. Tim Muara Bagdja, Dok. JF3

Dikenal dengan gaya desain yang feminin dan ekstravaganza, Billy Tjong jadi nama yang diperhitungkan di dunia fashion Tanah Air sejak jadi Pemenang Favorit Lomba Perancang Mode yang diselenggarakan Femina tahun 2005.

Billy Tjong juga senang berbagi ilmu, dan mendirikan Billy Tjong Fashion Lab, yang mengajarkan ilmu praktis membuat gaun, terutama bridal dan gaun-gaun dengan teknik intricate.

Show comeback Billy Tjong bertajuk Fuchsia: A Journey of Growth berlangsung di JF3 Fashion Festival 2026 di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta, menampilkan koleksi yang seakan merangkum perjalanan karier seorang Billy Tjong di saat hiatus dari runway.

Warna fuchsia di seluruh koleksi dipilih karena hubungan Billy dengan warna tersebut ternyata dimulai jauh sebelum ia menjadi desainer. Ketika berusia 10 tahun, Billy pernah membantu menjaga toko kosmetik keluarganya. Di sana, ia terpikat pada kemasan kosmetik lokal berwarna fuchsia yang terlihat standing out di antara produk lain. 

Urusan siluet, Billy tidak meninggalkan DNA desain yang selama ini melekat padanya. Koleksi ini banyak bermain dengan siluet fit-and-flare dan konstruksi berbasis korset. 

Materialnya pun cukup beragam—jacquard, organza, tulle organza, lace, hingga teknik Direct-to-Film metalik. Detail seperti bordir dengan payet, draperi, serta aplikasi bunga 3D membuat permukaan busana terasa lebih dimensional. Billy tak ragu bermain tekstur!

Perwakilan fashion darlings di runway: Viky Diacahya, Advina, Whulandary, Kesya Moedjenan. Foto: Dok. Tim Muara Bagdja

Teknik dartless bustier terlihat di beberapa gaun, yaitu bagian atas gaun yang pas badan yang dijahit tanpa lipit kupnat pada bagian pola. Ini salah satu teknik yang setia jadi bagian perjalanan dan eksplorasi Billy sebagai seorang desainer fashion.

Sebanyak 28 looks berbalut fuchsia hadir di runway, dengan 12 di antaranya merupakan karya siswa Billy Tjong Fashion Lab. Sementara satu look lainnya hasil sayembara desain yang dikembangkan bersama melalui Threads. 

Keterlibatan para siswa ini terasa penting karena Fashion Lab sendiri lahir ketika pandemi memperlambat industri fashion. Billy kemudian memilih jalur pendidikan untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya kepada generasi berikutnya. 

Show comeback Billy Tjong ditutup dengan kebaya rajut atau crochet yang dipadukan batik, dikenakan oleh top model dan Alumni Wajah Femina, Advina. Siluetnya modern dengan potongan off-the-shoulder, tetapi maknanya jauh lebih dalam daripada sekadar eksperimen material. 

Kebaya tersebut dipersembahkan untuk ibu Billy yang usianya hampir 100 tahun dan hadir langsung menyaksikan show. Sang ibu yang pernah menjadi penjahit kebaya sekaligus guru mengenalkan Billy pada dunia fashion, sekaligus mengajarkannya tentang ketekunan dan dedikasi dalam berkarya. 

Tajuk Fuchsia: A Journey of Growth terasa pas untuk aksi comeback ini—sebelum seseorang memiliki identitas kreatif, ada orang-orang yang membentuk cara dia melihat dunia.

Billy Tjong, dan show yang seakan membuka babak barunya dalam berkarya. Foto: Dok. Tim Muara Bagdja, Dok. JF3

Maka ketika sebuah pertunjukan yang merayakan 25 tahun karier ditutup dengan kebaya untuk sang ibu, penonton seakan dibawa ke titik awal.

Di dunia fashion, dalam bertumbuh kita mesti tahu kapan harus kembali melihat ke belakang— kepada orang yang pertama kali mengajarkan kita tentang karya, dan kepada generasi berikutnya yang suatu hari mungkin akan berjalan di runway dengan cerita mereka sendiri.

Bahkan mungkin kita perlu tahu tahu kapan mengingat kembali warna pertama yang membuat kita jatuh cinta pada fashion. Dan untuk Billy Tjong, warna itu adalah fuchsia. (f)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?