Fashion Trend
Dari Bandung ke Jakarta, SEDASA Volume 3 Tampilkan Koleksi Terbaru 14 Desainer Modest Fashion Indonesia

9 May 2026

Kota Bandung tak bisa dipisahkan dari perkembangan ekosistem modest fashion di Indonesia.

Banyak desainer modest fashion dengan komunitas besar berbasis di Bandung atau mengawali karier kreatif mereka di Bandung, dan tren modest fashion pun sering bergulir dari sana.

Di Bandung juga SEDASA pertama kali digelar pada tahun 2020 di tengah situasi pandemi Covid-19. Sedasa hadir sebagai event fashion yang menjadi wadah bagi bagi pelaku usaha modest fashion di sana untuk tetap berkarya dan menjangkau pasar lebih luas melalui fashion show virtual.

Koleksi para desainer dan jenama menunjukkan identitas, kolaborasi dan masa depan modest fashion Indonesia (Motif Hawa, Nabila Misha, Mandjha, Mirranda Atelier, Amyza). Foto: Dok. Sedasa

Sempat vakum setelah penyelenggaraan kedua, kini Sedasa Volume 3 untuk pertama kalinya diselenggarakan di Jakarta, di InterContinental Jakarta Pondok Indah (1 Mei 2026).

Perpindahan lokasi ini jadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Sedasa sebagai event fashion berskala nasional, sekaligus menghadirkan panggung kolaboratif bagi para desainer untuk memperkenalkan karya terkini mereka, khususnya menyambut Hari Raya Iduladha.

Mengusung tema Rhapsody Summit, Sedasa tahun ini menampilkan koleksi terbaru dari 14 desainer dan jenama modest fashion Indonesia, termasuk Guest Designer Ivan Gunawan, dalam presentasi fashion yang terdiri atas dua sesi.

Grand Finale show 10th Anniversary dari Motif Hawa. Foto: Dok. Sedasa

Ballroom InterContinental Jakarta Pondok Indah disulap jadi taman bunga bermandi cahaya warna-warna lembut, melatari para model melintasi runway.

Sesi pertama menampilkan parade karya dari Mandhja by Ivan Gunawan, Nabila Misha, Padushi by Novitasari, Gita Orlin, Arabellescarf, Armila Syar’i, AMYZA, Arinna Premium Hijab, Agoest Hanggono, Rumman (kolaborasi Lia Soraya, Rya Baraba dan Pipit Yulianti), Mirranda Atelier, Mayra, dan Shadec Signatures.

Sedangkan sesi kedua menghadirkan rancangan dari AMYZA dan Motif Hawa–sekaligus selebrasi ulang tahun ke-10, dimeriahkan oleh penampilan spesial dari penyanyi Krisdayanti dan Titi DJ.

Di balik kemeriahan koleksi di runway (yang juga diramaikan selebritas hingga istri Wagub dan ibu Wamen), ada misi yang dibawa–menghubungkan kreativitas dengan peluang nyata. Kehadiran para reseller menjadi bagian penting dari ekosistem ini, membuka ruang transaksi dan kolaborasi langsung antara pelaku usaha dan pasar.

Rhapsody Summit dimeriahkan penampilan Titi DJ dan Krisdayanti (Motif Hawa), Novia Bachmid (Arabellescarf), serta KD bersama Amora (Nabila Misha). Foto: Dok. Sedasa

“Harapannya, setelah fashion show berlangsung, terjadi interaksi bisnis dan transaksi langsung antara reseller dengan desainer dan brand,” kata Rya Baraba, Founder Sedasa, yang melalui Sedasa juga ingin merangkul para desainer dan jenama lokal untuk mendorong kembali daya beli masyarakat terhadap produk fashion dalam negeri.

Sebagai bentuk apresiasi, Sedasa memberikan penghargaan kepada pelaku industri modest fashion yang inspiratif. Penghargaan The Modest Visionary Award diberikan kepada Ivan Gunawan atas konsistensi, pengaruh, dan visinya dalam mengembangkan lanskap modest fashion modern di Indonesia.

Apresiasi dari Sedasa untuk Ivan Gunawan dan Nabila Misha (diberikan oleh Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Sosial RI). Foto: Dok. Sedasa

Dengan berbagai lini brand yang dimilikinya, Ivan Gunawan dinilai berhasil menghadirkan karya yang relevan, komersial, dan berkarakter, sekaligus berperan dalam memperluas apresiasi terhadap modest wear.

Sementara itu, Young Visionary Award diberikan kepada Nabila Misha sebagai talenta muda yang menunjukkan potensi untuk masa depan, baik di modest fashion maupun ready-to-wear. Koleksinya di runway Rhapsody Summit cukup komersial, bisa dipakai lintas usia, dan mudah untuk dipadupadankan.

Di usia 16 tahun, Nabila–yang merancang gaun 20 Finalis Gadis Sampul 2025–memperlihatkan keinginan yang kuat di industri fashion, dan mengekspresikan visi kreatifnya penuh percaya diri, tanpa meninggalkan sisi playful seorang remaja. (f)
 

Zornia Harisantoso


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?