Family
Tak Hanya Menyenangkan, Bermain Dapat Dukung Tumbuh Kembang Anak

1 Aug 2020


Foto: Pexels
 
Banyak orang tua menganggap kegiatan bermain sebagai sesuatu yang hanya membawa kesenangan tanpa manfaat lebih. Tak jarang orang tua memandang bermain justru memberikan dampak buruk pada prestasi anak di sekolah. Dengan demikian, orang tua cendrung membatasi anak untuk bermain.

Padahal bermain dapat mendukung tumbuh kembang anak. Bermain membantu anak-anak mendapatkan pengalaman dan mengembangkan kecerdasan majemuk mereka, bukan sekadar membuat mereka bersenang-senang atau hanya mengisi waktu luang saja.

Menurut Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.Psi., psikolog dan Ketua Ikatan Psikologi Klinis Jakarta, bermain memperkaya wawasan tentang solusi masalah, meningkatkan rasa keberhasilan, mengasah koordinasi motorik, dan mengasah kemampuan sosial.

“Dalam sebuah penelitian pada tahun 2016, salah satu manfaat dari bermain bagi anak adalah meningkatkan kemampuan untuk coping yang merupakan kemampuan untuk menghadapi dan mengatasi tantangan atau masalah dengan baik dan tenang. Tantangan yang akan dihadapi anak-anak kita di masa depan tidak sama dengan yang kita hadapi sekarang. Mereka perlu dibekali bukan saja dari segi akademis, tapi juga dari segi kreatifitas, karakter, dan kemampuan bersosialisasi yang bisa didapat dari bermain,” ujarnya.

Anna mengungkapkan terdapat tiga konsep seputar dunia bermain anak, yaitu ‘mainan’, ‘permainan’, dan ‘bermain’. Mainan yaitu alat yang digunakan, dapat berbentuk hasil karya anak. Permainan adalah aktivitas yang diciptakan, bisa dengan mainan ataupun tanpa mainan. Bermain merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kesenangan dan memberikan banyak manfaat bagi anak.

Konsep yang memberikan manfaat buat anak bukanlah ‘mainan’ atau ‘permainan’, namun proses ‘bermain’ yang dilakukan anak. Orang tua bisa membantu anak untuk menciptakan mainan, mengusulkan permainan yang akan dilakukan, dan bermain bersama anak. Dengan demikian, anak bisa mendapatkan manfaat yang jauh lebih besar untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Oleh sebab itu berikan kepada kepada anak Anda untuk bermain di sela-sela kegiatan pembelajaran jarak jauh. Asalkan disiplin membagi waktu, bermain dapat meningkatkan kreatifitas, pembangunan karakter, dan kemampuan bersosialisasi.(f)
 



BACA JUGA:
Berikan Nutrisi, Stimulasi, dan Cinta Untuk Mendukung Periode Emas Buah Hati
Memberi Teladan dan Aktivitas Menarik Supaya Anak Senang Di Rumah
Mengenal Keterampilan 5C Pada Anak dan Cara Mengasahnya

 
 
 
 


Topic

#parenting, #anak-anak, #bermain, #permainan, #mainan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?