Family
Pandemi COVID-19 Membuat Anda Jadi Orang Tua yang Pemarah? Lakukan Ini untuk Menenangkan Diri

1 Oct 2020


Dok. Ketut Subiyanto/Pexels



Tak hanya stres karena urusan pekerjaan atau kondisi finansial yang morat-marit, pandemi COVID-19 membuat para orang tua kesulitan untuk mengurus anak mereka. Ujung-ujungnya, membuat mereka kehilangan ketenangan dan berakhir menjadi orang tua yang pemarah. Bahkan, menurut beberapa pengakuan para ibu, mereka jadi lebih sering berteriak ke anak-anak tanpa alasan yang jelas.

Louenna Hood, seorang pakar pengasuh dan perawat maternitas di Inggris mengatakan bahwa mereka yang harus berada di dalam rumah untuk waktu yang lama tanpa istirahat - bekerja sekaligus mengurus rumah tangga dan anak-anak selama masa lockdown - dapat membuat ketegangan meningkat. 

"Ketika kita tak tahu kapan ini (pandemi) akan berakhir, kecemasan meningkat dan pada akhirnya membuat Anda kurang toleran dan lebih cenderung untuk berteriak," ujarnya. 

Tentu kita tak ingin memberikan kesan yang buruk pada anak dengan selalu meneriaki mereka saat stres dan kecemasan memuncak di tengah segala kekacauan pandemi. Penting untuk kita menyadari untuk mencari cara agar tetap tenang.

Lantas apa yang bisa dilakukan para orang tua untuk tetap tenang?

1. Tarik napas yang dalam
Menurut Louenna, menarik napas yang dalam sebelum bereaksi terhadap suatu keadaan dapat membantu menenangkan diri. 

"Kadang-kadang, bernapas dalam dua kali sebelum bereaksi dapat menghindari Anda menjawab dengan keras. Ketika segala sesuatu berubah menjadi penuh stres, katakan pada diri Anda sendiri, apakah ini akan jadi masalah besar?" ceritanya lagi.

2. Tetapkan waktu istirahat
Jika semuanya tampak kacau dimana anak-anak berlarian atau bertengkar dengan kakak atau adiknya, jelaskan dengan cara yang baik bahwa kita semua dalam waktu istirahat di waktu yang telah ditentukan sebelumnya. 

"Setiap orang (dalam keluarga) dapat melakukan waktu yang tenang selama 20 menit. Baik bermain sendirian di kamar tidur atau duduk di sofa membaca buku. Memiliki saat-saat yang tenang akan membantu perasaan Anda dari kewalahan," tambah Louenna lagi.

3. Berjalan kakilah
"Berada di luar ruangan dan di udara segar bisa menjernihkan pikiran Anda," katanya lagi.

Selain itu, melakukan kegiatan di luar ruangan juga dapat membantu anak-anak memiliki kebebasan untuk berlari dan berteriak tanpa dikurung dalam rumah. 

4. Beri tahu anak-anak
Menurut Louenna, penting untuk memberitahukan anak-anak tentang rencana yang akan dilakukan dalam keluarga di hari tersebut, sehingga mereka tidak terkejut atau tidak siap dalam menghadapi apa yang akan terjadi.

Misal, jika keluarga berencana untuk pergi ke suatu tempat, katakan pada anak-anak setengah jam sebelumnya bahwa mereka harus mengemas barang atau melakukan hal yang seharusnya sebelum pergi. Dan informasikan juga konsekuensi yang terjadi jika mereka terlambat.

Namun tentu saja, sulit untuk tetap menjadi orang tua yang tenang setiap saat. Namun setidaknya, Anda tahu kapan harus bersikap tenang agar tidak membuat diri Anda kesulitan di tengah segala kekacauan. (f)



BACA JUGA :
Inspirasi Bermain Bersama Anak Di Akhir Pekan
Hati-Hati, 62 Persen Anak Mengalami Kekerasan Verbal oleh Orang Tuanya Selama Pandemi COVID-19
Memberi Teladan dan Aktivitas Menarik Supaya Anak Senang Di Rumah




Topic

#orangtua, #marah, #parenting

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?