
Foto: Dok. Koding Next School Indonesia
Zaman sekarang teknologi sudah jadi mainan anak-anak. Lihat saja bagaimana anak atau keponakan kita yang belum masuk kelompok bermain sangat fasih bermain gadget. Jika memang tertarik kepada perkembangan teknologi, tidak ada salahnya sebagai orang dewasa kita mengarahkan minat mereka. Apalagi sekarang ada Koding Next School, sekolah koding atau pembuatan program untuk anak-anak dan remaja.
Koding Next School yang diresmikan awal Januari lalu, tepatnya 7 Januari 2017, memang bertujuan memberikan edukasi dunia digital kepada generasi muda, mulai dari berkenalan dengan ‘isi’ gadget, mempelajari kode-kode komputer, keamanan berinternet, hingga membuat program atau aplikasi untuk menciptakan programmer sukses di masa depan. Sekolah yang berlokasi di The Mansion Dukuh Golf Kemayoran ini memiliki tiga program yang dikelompokkan berdasarkan usia: little koders untuk anak usia 6-7 tahun, junior koders untuk anak usia 8-12 tahun, dan pro koders untuk anak usia 13 tahun ke atas.
“Saat ini terdapat lebih 88 juta pengguna internet, tetapi masih sangat kekurangan orang-orang yang bisa membuat suatu program. Dan memberikan edukasi dunia digital sangat tepat dimulai dari anak-anak,” kata Bartek Wasik, Founder of Koding Next School Indonesia.
Bartek percaya bahwa mempelajari koding merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Pasalnya, semua anak senang mencoba hal-hal baru dan memiliki pikiran yang terbuka sehingga lebih cepat menyerap ilmu baru. Tertarik? (f)
Koding Next School yang diresmikan awal Januari lalu, tepatnya 7 Januari 2017, memang bertujuan memberikan edukasi dunia digital kepada generasi muda, mulai dari berkenalan dengan ‘isi’ gadget, mempelajari kode-kode komputer, keamanan berinternet, hingga membuat program atau aplikasi untuk menciptakan programmer sukses di masa depan. Sekolah yang berlokasi di The Mansion Dukuh Golf Kemayoran ini memiliki tiga program yang dikelompokkan berdasarkan usia: little koders untuk anak usia 6-7 tahun, junior koders untuk anak usia 8-12 tahun, dan pro koders untuk anak usia 13 tahun ke atas.
“Saat ini terdapat lebih 88 juta pengguna internet, tetapi masih sangat kekurangan orang-orang yang bisa membuat suatu program. Dan memberikan edukasi dunia digital sangat tepat dimulai dari anak-anak,” kata Bartek Wasik, Founder of Koding Next School Indonesia.
Bartek percaya bahwa mempelajari koding merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Pasalnya, semua anak senang mencoba hal-hal baru dan memiliki pikiran yang terbuka sehingga lebih cepat menyerap ilmu baru. Tertarik? (f)
Baca juga:
- Manfaatkan Teknologi untuk Orang Tua
- Mitos vs Fakta Gadget
- 3 Tempat di Indonesia yang Melarang Gadget
Topic
#sekolah




