Family
Anak Anda Bikin Salah? Jangan Dibentak, Lakukan 4 Hal Ini

2 Apr 2017


Foto: Fotosearch

Ketika balita melakukan kesalahan atau hal yang kurang baik, tegur ia dengan cara yang tepat. Cara yang tepat akan meminimalisir dampak negatif pada mental anak. Coba gunakan empat cara menegur anak seperti yang dilansir dari situs Ayahbunda berikut ini.

1. Tekankan pada perilaku anak, bukan pada pribadinya.  Percayalah, semua anak itu baik  hanya kadang perilakunya bisa salah. Ketika Anda mengajarkan anak naik sepeda dan ia gagal, Anda tidak langsung memarahinya, bukan? Anda pasti menyemangatinya dan memberinya petunjuk untuk melakukannya lebih baik, seperti dijelaskan Rex Forehand, Ph.D. dan Nicholas Long, Ph.D. dalam buku Parenting the Strong-Willed Child: The Third Edition.

2.  Berteriak hanya untuk menghentikan seketika perilaku balita yang berbahaya, bukan untuk memarahi anak. Misalnya katakan, “Stop!” ketika dia ingin memegang api. Jangan dilanjutkan, “Kamu nakal!” Tanyai balita mengapa dia mau memegang api, lalu jelaskan alasan Anda melarangnya.

3. Hindari gertak sambal. Jika Anda menegur sekali, Anda bisa mengulanginya lagi satu kali. Jika teguran Anda masih tidak dia hiraukan, pertimbangkan hukuman secara bijak, contohnya dengan “mengambil” apa yang menjadi kesenangan anak.

4. Menegur atau memarahi dalam batas wajar masih boleh, tapi hindari sampai memukul anak. (f)

Baca Juga:

SAN/ERN


Topic

#anak, #pendidikananak

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?