
Foto: Freepik
Memasuki tahun 2021, pandemi COVID-19 di dunia belum berakhir. Kasus baru pun masih terus bertambah. Data Satgas Penanganan COVID-19 per Jumat (22/01/2021) menyebutkan jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 965.283 dengan angka kematian mencapai 27.453.
Satu hal yang penting diperhatikan para orangtua adalah upaya pencegahan terhadap kemungkinan penularan berbagai penyakit terutama COVID-19 pada anak-anak. Untuk itu, tetap berada di rumah dan hindari tempat-tempat umum atau keramaian, ajari anak kebiasan rajin mencuci tangan, dan kenakanlah masker saat harus melakukan aktivitas di luar rumah, menjadi langkah pencegahan terbaik saat ini.
Meskipun disarankan untuk tetap #dirumahaja selama masa pandemi, namun pemberian imunisasi bagi anak jangan sampai terlewat. Sangatlah penting untuk tetap melengkapi imunisasi sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Menurut dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A, Dokter Spesialis Anak dari RS Pondok Indah – Puri Indah, hal ini bertujuan untuk melindungi si kecil terhadap berbagai penyakit menular lain selain COVID-19. Semua vaksin yang tercakup dalam jadwal imunisasi boleh diberikan, terutama imunisasi dasar pada 18 bulan pertama kehidupan anak. Jika kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan sesuai jadwal, maka imunisasi boleh ditunda dengan anjuran tidak lebih dari satu bulan dari jadwal.
Apabila anak harus ke rumah sakit untuk imunisasi, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua, saran dr. Cynthia:
1/ Pastikan anak selalu berada dengan jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain di sekitarnya.
2/ Jagalah anak agar tidak menyentuh/memegang berbagai benda yang ada di dekatnya.
3/ Rajinlah mencuci tangan anak dengan benar menggunakan sabun dan air mengalir atau dengan hand sanitizer berbahan dasar alkohol selama minimal 20 detik.
4/ Pada anak yang berusia di atas 2 tahun, gunakanlah masker kain selama beraktivitas di luar rumah sesuai rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan rajin mengganti masker anak bila sudah mulai tampak basah atau kotor. Pada anak yang berusia di bawah 2 tahun dapat menggunakan faceshield atau kereta dorong yang di depannya memiliki penutup plastik.
5/ Jangan lupa untuk segera mandi hingga bersih dan mengganti baju anak setelah anak tiba kembali di rumah. (f)

Baca Juga:
4 Langkah Cegah Obesitas Pada Anak Di Masa Pandemi
Sudah Efektifkah Cara Anak Belajar di Rumah?
Penggunaan Masker pada Anak, Amankah?
Faunda Liswijayanti
Topic
#IngatPesanIbu, #3M, #covid19, #corona, #imunisasi, #anak


