Event
Melatih Motorik Anak Lewat Cooking dan Baking Class di Jakarta Eat Festival

2 Sep 2018


Foto: Dachri Megantara

Memasak adalah aktivitas yang sangat disukai anak-anak. Wajar saja bila antusiasme terlihat pada para peserta yang didominasi anak-anak, ditemani orang tuanya, yang menghadiri Kids Baking Demo pada acara Jakarta Eat Festival (JEF) di Mall Gandaria City, Jakarta Sabtu (1/9/2018).    
 
Para peserta Kids Baking Demo, anak-anak berusia 6-10 tahun, itu juga tekun mengikuti sesi yang dipandu chef Deandra Ayu dan baker berusia 10 tahun, Kirsten Sheina Susilo. Keduanya merupakan pengajar di Cook and Bake City, tempat belajar masak yang baru berdiri di Electronic City, Bintaro. Cook and Bake City berafiliasi dengan sekolah pastry Heavenly Sweet yang sudah lebih dulu terkenal. 
 
Dalam sesi Kids Baking Demo ini, anak-anak diajak untuk mengenal dan membuat kue yang cocok untuk ulang tahun, yakni Pinata Cake dan Cake Pops. Mudah dibuat, tampilannya pun menggemaskan.
 
Deandra Ayu menjelaskan, Pinata Cake adalah cake dengan isian permen di bagian tengahnya. Saat dipotong, akan keluar butiran warna-warni M&M’s candy. Sementara, Cake Pops berbentuk mirip es krim, lengkap dengan cone
 
Pinata Cake dan Cake Pops merupakan sajian yang sangat digemari dan menjadi rebutan anak-anak dalam pesta perayaan ulang tahun.
 
Dendra dan Kirsten pun mengajak beberapa anak maju ke panggung untuk bersama-sama membuat kue tersebut. Secara bergantian, mereka belajar mengolesi selai pada kue.
 
Setelah jadi, kue tersebut dibagikan kepada semua perserta yang hadir. Tentu saja reaksi anak-anak ini langsung senang, kegirangan mendapatkan kue. Begitu pula saat mendapat goodie bag yang berisi cookies dan voucher les Cook and Bake City serta buku Primarasa Femina.   
 
“Pembuatan cake ini sangat ramah anak, bahkan untuk mengaduknya pun bisa dilakukan tanpa menggunakan mixer. Dimana untuk proses pembutannya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam,” kata Deandra di sela acara. 

Deandra menambahkan bahwa cooking atau baking class merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Anak-anak tidak harus memasak dengan sempurna, namun mereka diajak untuk berlatih cara mengaduk, mencampur bahan dan cara membersihkan peralatan yang telah digunakan.
 
“Dengan mengaduk, memotong dan lain-lain, maka motorik mereka akan terlatih,” ujarnya.
Lewat kelas memasak pula, akan lebih mudah menanamkan nilai-nilai positif kepada anak, seperti cara menghargai makanan, mengantre, dan tidak sembarangan membuang makanan. (f)

Baca Juga:

Belajar Menulis Makanan Yang Menggugah di Ajang Jakarta Eat Festival 2018

Cerita Dian Sastrowardoyo Tentang Lorjuk di Jakarta Eat Festival 2018

 
 


Topic

#jakartaeatfestival, #JEF, #JEF2018

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?