
Dok. Palari Films
Aktris kelahiran 11 April 1981 yang juga pernah bermain dalam film Ada Apa Dengan Cinta?, Ladya Cheryl Baharrizki atau yang lebih dikenal dengan Ladya Cheryl, berhasil meraih Piala Citra sebagai Pemeran Utama Perempuan Terbaik atau Aktris Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2022. Ladya adalah pemenang ke-2 Wajah Femina tahun 2000. Sebagai pemenang pertamanya adalah Sarah Judith dan pemenang ke-3 adalah Reina Lintang Asih.
Kemenangan ini diraih Ladya dalam perannya sebagai Iteung, di film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Dalam FFI 2022, film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas juga berhasil memboyong 5 Piala Citra, antara lain untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik dan Penata Busana Terbaik.
Dalam kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik ini Ladya Cheryl bersaing dengan aktris hebat lainnya seperti Happy Salma (Before Now And Then (Nana)), Marsha Timothy (Noktah Merah Perkawinan), Maudy Koesnadi (Losmen Bu Broto) dan Tika Panggabean (Ngeri Ngeri Sedap).
Seperti diketahui, FFI 2022 mengangkat tema Perempuan: Citra, Karya & Karsa. Pada gelarannya di Plenary Hall, Jakarta, Selasa 22 November 2022, FFI 2022 turut dihadiri oleh Erick Thohir (Menteri BUMN), Nadiem Makarim (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi), hingga Sri Mulyani (Menteri Keuangan).
Berikut adalah daftar lengkap pemenang FFI 2022, sbb:
1/ Film Cerita Panjang Terbaik
Before, Now & Then (Nana) (Produksi:Fourcolours Films, Produser: Ifa Isfansyah, Gita Fara)
2/ Pemeran Utama Perempuan Terbaik
Ladya Cheryl (Seperti Dendam, Harus Dibayar Tuntas)
3/ Pemeran Utama Pria Terbaik
Marthino Lio (Seperti Dendam, Harus Dibayar Tuntas)
4/ Sutradara Terbaik
Edwin (Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas)
5/ Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
Putri Marino (Losmen Bu Broto)
6/ Pemeran Pendukung Pria Terbaik
Slamet Rahardjo Djarot (Cinta Pertama, Kedua & Ketiga).
7/ Penulis Skenario Asli Terbaik
Makbul Mubarak (Autobiography)
8/ Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
Edwin, Eka Kurniawan (Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas)
9/ Pengarah Sinematografi Terbaik
Batara Goempar, I. C. S (Before, Now & Then (Nana))
10/ Pengarah Artistik Terbaik
Vida Sylvia (Before, Now & Then (Nana))
11/ Penata Efek Visual Terbaik
Abby Eldipie (Pengabdi Setan 2: Communion)
12/ Penyunting Gambar Terbaik
Akhmad Fesdi Anggoro (Before, Now & Then (Nana))
13/ Penata Suara Terbaik
Mohamad Ikhsan, Anhar Moha (Pengabdi Setan 2: Communion)
14/ Penata Musik Terbaik
Ricky Lionardi (Before, Now & Then (Nana))
15/ Pencipta Lagu Tema Terbaik
Monty Tiwa, Andi Rianto (Melangkah) - Backstage
16/ Penata Busana Terbaik
Gemailla Gea Gerantiana (Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas)
17/ Penata Rias Terbaik
Eba Sheba (Kadet 1947)
18/ Film Animasi Pendek Terbaik
Blackout (Sutradara dan Produser: Faiz Azhar)
19/ Film Cerita Pendek Terbaik
Dancing Colors (Sutradara: M. Reza Fahriansyah, Produser: Said Nurhidayat)
20/ Film Dokumenter Panjang Terbaik
Ininnawa: An Island Calling (Sutradara: Arfan Sabran, Produser: Nick Calpakdjlan, Mark Olsen)
21/ Film Dokumenter Pendek Terbaik
Gimbal (Sutradara: Sidiq Ariyadi, Produser: Irnayani Dina Mahmudah)
22/ Karya Kritik Film Terbaik
Perempuan Sebagai Ilusi: Politik Seksual Film Love
23/ Lifetime Achievement
Rima Melati
24/ Aktor Pilihan Penonton
Vino G. Bastian (Miracle in Cell no 7)
25/ Aktris Pilihan Penonton
Aghniny Haque (Mencuri Raden Saleh)
26/ Film Pilihan Penonton
Mencuri Raden Saleh
Baca juga:
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Raih 12 Nominasi di Ajang FFI 2022. Ini Daftar Lengkap Nominasinya!
Cek 5 Film Horor Indonesia yang Sukses Menggemparkan Bioskop
Mikha Tambayong Raih Penghargaan Asia Wide Award 2022
Bennita Luisa
Topic
#FeminaIndonesia, #FFI2022, #FilmIndonesia


