Celebrity
Transformasi Selebritas Cilik Mellissa Grace

25 Apr 2016


Foto: Dokumentasi Pribadi

Di tahun ’90-an, nama Mellissa Grace cukup dikenal lewat perannya sebagai Mpok Mellissa dalam komedi situasi televisi, Lenong Bocah. Ia berperan sebagai gadis Betawi yang cablak dan kenes. Penampilannya menggemaskan, mengenakan kebaya warna mencolok dan roncean melati di sanggul. Gurauan dan lelucon khas Betawi yang ia mainkan bersama Oky Lukman dan Noval Kurnia selalu mengundang tawa penonton.

Masa kecil Mellissa disibukkan oleh aneka kegiatan di dunia entertainment. Di luar Lenong Bocah, ia juga aktif sebagai penyanyi dan presenter acara musik Kring-Kring Olala. Ia juga sempat menelurkan album dengan single andalan, Sejuta Buah. “Saya selalu semangat latihan ngelenong di Sanggar Ananda, meski tempatnya jauh dari rumah,” kata Mellissa, menyebutkan sanggar bentukan Aditya Gumay ini sebagai tempat ia pertama kali belajar akting.

Kini, lebih dari dua dekade berlalu, Mellissa aktif berprofesi sebagai psikolog. Jadwal praktiknya di Klinik Psikologi Universitas Indonesia (UI) terbilang penuh. Ia juga kerap menjadi narasumber berbagai talk show remaja maupun rubrik psikologi. Diakui Mellissa, menjalani 2 hal sekaligus, yaitu pendidikan dan entertainment, dengan totalitas penuh memang tak mudah. Namun, hal itu sudah menjadi prinsipnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ketika itu, Mellissa yang hari-harinya disibukkan dengan kegiatan syuting  tiap pulang sekolah tak lantas melupakan kewajiban utama sebagai pelajar.
Break syuting, di saat aktor dan aktris lainnya sibuk bersenda gurau, Mellissa malah menenggelamkan diri dengan pekerjaan rumah hingga menghafal rumus pelajaran eksakta.

“Syukurlah, sejak SD hingga SMA, nilai saya selalu bagus dan tak pernah lepas dari 3 besar,” kenang Mellissa, yang saat ini juga sibuk menjadi presenter acara anak-anak, Sana Sini Seru.

Beranjak dewasa, meski memiliki jadwal syuting sinetron kejar tayang yang padat, Mellissa tak patah semangat untuk melanjutkan kuliah. Ia pun mendalami ilmu psikologi di Fakultas Psikologi, Universitas Atma Jaya, Jakarta. Rasa penasaran terhadap keunikan karakter tiap manusia membuatnya tertarik untuk belajar ilmu psikologi. Setelah lulus S-1 dengan IPK 3,8 dan mengantongi predikat cum laude, ia lantas menyelesaikan S-2 di Jurusan Psikologi Klinis, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Ia pun kembali lulus dengan predikat summa cum laude dan mengantongi IPK: 3,91.

“Sejak masih kecil, Mama selalu menekankan saya untuk mengutamakan pendidikan. Pernah, ia tak mengizinkan saya mengambil tawaran peran utama untuk sinetron, karena khawatir jadwal syuting yang padat akan mengganggu sekolah,” kata putri sulung pasangan Antonius Harjanto Wibowo dan Arlian ini, tersenyum.  Mellissa mengaku tak menyesali keputusan ibunya, karena dengan demikian ia bisa lebih konsentrasi belajar saat duduk di bangku SMA.

Populer dan berbakat sejak kecil, kehidupan Mellissa terbilang komplet. Diakuinya, popularitas memberikannya banyak kemudahan dalam hidup, termasuk soal penghasilan. Namun, baginya pekerjaan di dunia hiburan merupakan medium untuk menyalurkan hobi dan passion di bidang seni. “Banyak orang bertanya, ‘Ngapain, sih, kamu capek-capek sekolah, wong sudah dapat banyak tawaran main sinetron dan presenter TV?’” ujar wanita yang masih lajang ini.

Untuk pertanyaan seperti itu, ia hanya menjawab bahwa menuntut ilmu setinggi mungkin  sudah menjadi tekadnya. Ia pun berencana melanjutkan pendidikan hingga jenjang S-3. “Tujuan utama saya sekolah bukan untuk mencari uang, melainkan untuk memperkaya kualitas diri. Saya percaya, pendidikan yang baik akan dapat mengoptimalkan pola pikir kita,” pungkas wanita kelahiran Jakarta, 10 Desember 1982, ini, tersenyum. (f)
 


Topic

#SelebritasCilik

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?