
Foto: Dok. Instagram @chelseaislan
Aktris Chelsea Islan punya cara tersendiri untuk merayakan Hari Perempuan Internasional tahun ini. Ia mengunggah sebuah video kampanye yang menyerukan perlunya lebih banyak tokoh perempuan inspiratif untuk membantu perempuan dan anak perempuan Indonesia mencapai mimpinya.
“Kita membutuhkan lebih banyak tokoh perempuan dalam posisi pengambilan keputusan terutama mengenai isu-isu penting saat ini, seperti isu perubahan iklim, pemulihan kesehatan dan perekonomian di era pandemi, dan isu kesetaraan,” ujar Chelsea yang didapuk oleh UNDP Indonesia sejak tahun 2018 untuk menjadi SDGs Mover atau tokoh penggerak isu Agenda Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.
Chelsea melihat pentingnya sosok inspiratif yang mampu menjadi teladan anak muda, terutama untuk memberikan arah bagi masa depan yang lebih baik. “Dengan menyaksikan perempuan-perempuan tangguh dalam kepemimpinan mereka, anak muda di Indonesia, terutama anak perempuan, akan mampu bermimpi dan meraih cita cita mereka,” kata pemeran film 3 Srikandi dan A Copy of My Mind.
Tergabung dalam kampanye media sosial yang dimotori Badan PBB di Indonesia (UN) untuk menghilangkan praktek ‘all males panel’ atau panel diskusi publik tanpa perempuan, Chealse percaya bahwa dengan semakin banyak representatif perempuan dalam proses pengambilan keputusan, maka akan menginspirasi kaum perempuan dan perempuan muda lainnya untuk beraksi dan berprestasi.
Kolaborasi dengan Chelsea juga menjadi komitmen kuat UNDP Indonesia dalam mengedepankan kesetaraan isu gender di Indonesia. “UNDP berkomitmen kuat untuk melaksanakan kesetaraan gender dan mendukung kepemimpinan perempuan dalam pembangunan, termasuk dalam proses pengambilan keputusan,” ujar Norimasa Shimomura, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia. (f)
Baca Juga:
5 Hal yang Bisa Dilakukan Perusahaan untuk Mendukung Wanita di Tempat Kerja
Pentingnya Kepemimpinan Perempuan dalam Bisnis di Tengah Krisis COVID-19
Priyanka Chopra Dukung Deklarasi Percepat Kesetaraan Gender di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika
Faunda Liswijayanti
Topic
#IWD2021, #gender, #genderequality


