Celebrity
Rahasia Awetnya Cinta Sarah Michelle Gellar dan Freddie Prinze Junior

12 Apr 2016


Sarah Michelle Gellar (39) masih berusia 26 tahun saat ia mengucapkan janji pernikahan dengan kekasihnya yang juga seorang aktor, Freddie Prinze, Jr (40), di   pernikahan privat di Meksiko, 1 September 2002. Hingga kini, memasuki pernikahan mereka yang ke-14, pijar cinta di antara keduanya masih terus menyala. 
 
Habiskan Waktu Bersama
Pernikahan dua insan muda Hollywood yang bertemu pertama kali saat  syuting film I Know What You Did Last Summer (1997) ini awalnya diragukan banyak pihak, namun keduanya berhasil membuktikan kekuatan cinta mereka. “Thirteen years anniversary. I love you not only for what you are, but for what I am with you. I love you not only for what you have made of yourself, but for what you are making of me,” tulis Sarah di Instagram-nya sambil memamerkan foto pernikahan saat usia pernikahan mereka menginjak 13 tahun. Sebuah ungkapan manis yang membuat semua orang penasaran dengan resep pernikahan awet mereka.
           
Kepada majalah People, Sarah  mengungkapkan resep tersebut. “Luangkan waktu sepuluh menit, simpan smartphone, tuang segelas kopi untuk berdua, mengobrol, lalu bacakan sebuah cerita untuk anak-anak, dan akhiri malam dengan mengajak anjing kami berjalan-jalan. Jadikan  tiap waktu itu berharga, kami semua sudah memiliki kesibukan lain, pastikan salah satu kesibukan itu adalah bersama keluarga,” beber Sarah, yang bersama Freddie dikaruniai sepasang anak, Charlotte Grace (6) dan Rocky James (3).
Dalam akun Instagram-nya, Sarah juga sering memberikan resep sukses pernikahan mereka. Sebagai orang tua yang sibuk mengurus anak, pergi kencan berdua dengan pasangan adalah hal yang penting. “Sometimes even parents need a #DateNight. Married almost 13 years and still enjoying each other’s company,” tulis Sarah, di caption foto selfie ia dan Freddie.

Pasangan ini memang sering menghabiskan waktu bersama, bahkan saat mereka sudah memiliki anak. Di rumah mereka di Los Angeles, AS, pasangan yang menjadi idola generasi tahun ‘90-an ini sering mengundang dan menjamu teman-teman mereka dengan masakan lezat yang dimasak oleh Freddie, yang akan segera menerbitkan buku resep masakannya pada Juni 2016.

“Saya sangat senang memasak untuk keluarga dan orang-orang terdekat. Dulu saya sering memasak bersama Ibu, dan setelah menjadi ayah, saya ingin memasak bersama anak-anak saya,” kata Freddie, yang pernah sekolah kuliner di Pasadena sebelum memasuki dunia akting. 
Bila mereka sedang di rumah, Sarah dan Freddie serta Charlotte dan Rocky akan melakukan rutinitas mereka bersama. Bangun pagi, jalan-jalan bersama anjing mereka, melakukan pilates atau olahraga lainnya, memasak dan menghabiskan sisa hari dengan menari atau melakukan hal-hal mengasyikkan lainnya.
 
Selalu Berdiskusi
 Peran Freddie sebagai pasangan dan ayah diakui Sarah sangat besar dalam berhasilnya hubungan mereka berdua. Tidak seperti pasangan lain yang baku dengan ‘aturan’ ayah harus bekerja dan ibu harus di rumah, Sarah dan Freddie terkadang membalik ’aturan’ tersebut. “Terkadang ibu membuat makan siang, terkadang ayah membuat makan malam. Atau ibu yang mengantar sekolah, lalu ayah yang menjemput sekolah,” ucap Sarah.

Freddie juga tidak masalah menjadi ‘stay-at-home-husband’. Setelah diskusi panjang lebar, mereka berdua memutuskan agar Sarah kembali ke dunia akting dan Freddie mengurus kedua anak mereka di rumah. “Sarah sudah terlalu lama di rumah, sekarang saatnya dia bersinar kembali. Sekarang giliran saya mengurus rumah,” kata Freddie, yang sekarang menjadi produser, sutradara, juga pengisi suara dalam sebuah serial televisi, Star Wars Rebels (2014 – sekarang). Keputusan yang adil bagi kedua belah pihak ini ternyata malah membuat Sarah yang kembali ke layar kaca dengan membintangi serial The Crazy Ones (2013-2014) iri. “Freddie dan anak-anak sangat bersenang-senang di rumah. I’m jealous!” ujarnya, tertawa.

Baik Sarah maupun Freddie menyadari pentingnya diskusi. Saat memutuskan untuk menunda kehamilan karena keduanya ingin fokus berakting, mereka pun berdiskusi. “Saya bertemu Freddie saat berusia 23 tahun, lalu kami menikah, dan merasa masih sangat muda untuk mulai membentuk keluarga dengan memiliki anak. Tapi, saat itu Freddie beranggapan bahwa kami sudah siap memiliki anak. Namun, setelah diskusi, Freddie dan saya memutuskan untuk memiliki anak saat usia kami sudah 30-an. Di usia itu rasanya kami sudah siap,” tutur Sarah. Barulah di tahun 2009, pasangan yang tampil kembali bersama dalam film Scooby Doo (2002) ini pun memiliki anak pertama mereka, Charlotte.

“Kami memutuskan menamai anak pertama kami Charlotte karena ingin nama yang tradisional. Tadinya saya memiliki pilihan nama lain, begitu juga dengan Sarah. Tapi, kami memutuskan nama Charlotte akan sangat cocok untuk putri kecil kami,” ucap Freddie.

Saat anak kedua mereka, Rocky, lahir pada 2012, keduanya pun berdiskusi lagi untuk pemilihan nama. “Sebenarnya, untuk anak lelaki, aku cenderung menurut pada pilihan nama yang dimiliki Sarah. Pesanku hanyalah, jangan namai anak kami Freddie. Karena saya tahu tidak enaknya memiliki nama yang sama dengan nama ayah saya,” lanjut Freddie, tersenyum.

 Sarah dan Freddie sangat percaya bahwa komunikasi yang baik adalah dasar awetnya pernikahan mereka. “We communicate. A lot. Ini bukanlah rahasia pernikahan yang awet, tapi dasar yang baik bagi sebuah hubungan. Entah itu hubungan suami-istri, hubungan pertemanan atau hubungan lainnya,” tegas Sarah.

Selain diskusi, resep lain pernikahan awet mereka adalah merayakan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup mereka. “Terkadang, kami lupa untuk merayakan sebuah momen. Apalagi dengan adanya anak dalam kehidupan kami. Rasanya selalu sibuk mengurus ini dan itu,” aku Sarah. “Karena itu, saya selalu berusaha merayakan momen dalam hidup bersama keluarga.”
           
Perayaan yang dilakukan keluarga Prinze tidak harus mewah. Misalnya, saat Charlotte berhasil bangun pagi, Freddie akan menghadiahinya dengan menu sarapan yang lebih istimewa. Makan siang bersama saat hari Valentine tiba. Atau saat ulang tahun pernikahan mereka yang kelima, Sarah menghadiahi Freddie sebuah SIM dengan nama Sarah Prinze. “Sebenarnya sudah sangat lama saya ingin mengubah nama belakang saya menjadi Prinze. Tapi ternyata birokrasinya sangat panjang dan bertele-tele,” cerita Sarah, yang mengakui Freddie sebagai cinta pertamanya. 
Kini, memasuki tahun pernikahan ke-14, Sarah merasa sangat beruntung. “Saya merasa mendapat berkah tak terhingga dengan semua yang telah saya dapatkan sekarang ini. Suami yang mendukung, anak-anak yang sehat, juga karier yang berjalan baik!”

Freddie pun bersyukur dengan kondisinya sekarang. “Saya mencintai keluarga saya. Kehidupan kami berjalan dengan baik. Banyak badai yang sudah kami lalui, tapi saya dan Sarah telah menjadi tim yang baik. Kami bersama-sama melawan badai tersebut. Saya merasa sangat beruntung,” ungkap Freddie. (f)    
 
Asri Mirza
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?