1/ Lucy Bevan, casting director Beauty and The Beast, meminta Luke Evans ikutan casting peran Gaston setelah melihatnya bermain dalam pertunjukan Piaf di Donmar Warehouse, London.
"Dia sudah lama tahu kaalu saya bisa menyanyi dan akhirnya saya dipertemukan dengan sutradara Bill Condon. Kami nyambung dan saya akhirnya mendapatkan peran Gaston, " ungkap Luke kepada The Hollywood Reporter.
Namun, bukan berarti Bill langsung tertarik melihat Gaston yang diperankan Luke. Pasalnya, Luke menginterpretasikan Gaston sebagai tokoh yang narsis sekaligus humoris--kurang dark sebagai antagonis.
"Bill awalnya memang meminta Gaston yang jahat. Namun, saya memberikan gambaran berbeda terutama setelah Gaston ditolak oleh Belle. Setelahnya saya harus menunggu cukup lama sebelum dipanggil lagi. Bahkan saya pikir seseorang telah memgambil peran tersebut hingga akhir Bill menelepon dan meminta saya mempertahankan Gaston versi 'komedi'," kata Luke dalam wawancara dengan Entertainment Weekly.
2/ Gaston adalah figur pahlawan perang yang dikembangkan sendiri oleh Luke setelah berdiskusi dengan sang sutradara.
"Kami membuat latar belakang cerita untuk sosok Gaston sebagai seorang kapten yang besar di desa Villeneuve, Prancis. Pada usia muda dia harus berjuang untuk mempertahankan desanya dari serangan musuh dan menjadi pahlawan perang. Karena itu, dia dipuja oleh penduduk desa dan memastikan sikap heroiknya tidak dilupakan. Menurut saya, Gaston punya masalah dalam mengontrol kemarahan dan egonya. Hal itu terlihat saat Gaston mengetahui Belle jatuh cinta kepada pria lain," ungkap Luke.
3/ Kostum berwarna merah hampir tidak jadi dipakai oleh Gaston, tapi Luke yakin bahwa tokoh yang diperankannya sangat cocok memakai merah darah!
"Saya ingat kami harus mencoba berbagai kostum untuk menghidupkan karakter Gaston. Awalnya merah jadi warna terlarang padahal menurut saya Gaston cocok memakainya. Karakter ini bisa dieksplorasi dan merah darah cocok untuk Gaston yang narsis.
"Kostumnya sangat spesial dan dibuat fit untuk menonjolkan bahu lebar yang terlihat maskulin pada Gaston. Warna merah juga ternyata cocok untuk karakternya yang jahat. Ia berubah jadi monster Gaston ketika mengenakan jaket kulit berwarna merah gelap. Lagipula tokoh antagonis tidak harus muncul sejak awal, tapi harus dibangun pelan-pelan," cerita Luke.
4/ Luke harus memakai gigi palsu karena aslinya ia memiliki taring yang sangat menonjol ketika harus menyanyi. Untungnya, gigi putih sempurna tersebut sesuai untuk Gaston.
"Taring saya sangat distracting di depan kamera. Jadi saya memanjangkan gigi saya sekitar setengah sentimeter dan membuat Gaston menyanyi hingga bicara secara berbeda. Namun, secara garis besar yang membuat perbedaan adalah wig yang saya kenakan. Sangat tinggi sehingga tidak masuk akal bila dipakai dalam kondisi nyata, tapi dengan karakter Gaston justru terlihat luar biasa. Tampaknya kami bisa selalu meninggikannya, ha ha ha."
5/ Tokoh LeFou yang diperankan oleh Josh Gad membantu Luke untuk menciptakan karakter Gaston yang sangat senang dipuja.
"Peran LeFou pastinya salah satu karakater yang dikembangkan berulang kali. LeFou sangat memuja Gaston sebagai pahlawan. Josh sangat hebat memerankannya sehingga saya merasa jadi lebih mudah menjadi sahabatnya. Energinya luar biasa dan saya tidak bisa meminta rekan yang lebih baik lagi. Saya akan senang bila bisa bekerja sama kembali dengan Josh," cetus Luke.
6/ Luke melakukan sendiri aksi kejar-kejaran di atap kastil milik Beast. Ia mengaku aksi tersebut mirip dengan perannya saat mencoba membunuh naga di film The Hobbit.
"Perbandingan tersebut sempat terpikir oleh saya. Namun, kali ini saya tampil lebih bagus berkat kostum dan gigi yang sempurna. Saya senang melakukan sendiri aksi tersebut karena ada tantangan fisik sekaligus memperkuat karakter tokoh yang saya perankan sambil membaca kalimat-kalimat sesuai naskahnya."
7/ Buat Luke, adegan naik kuda merupakan adegan termudah dalam memerankan Gaston.
"Saya senang menunggangi kuda padahal sewaktu kecil saya takut terhadap binatang berkaki empat itu. Saya belajar naik kuda ketika mulai membintangi film dan akhirnya merasa nyaman bekerja sama dengan kuda. Saya menghormati mereka sebagai mahluk pintar dan sensitif. Di film ini saya mempunyai dua kuda, satu untuk pengganti dan seekor kuda supermodel bernama Magnifique."
Apakah Anda juga terkesan oleh akting Luke Evans sebagai Gaston? Share di kolom komentar, ya. (f)
Baca juga:
Luke Evans Korban Bullying
Momen Cantik Emma Watson di Karpet Merah
Ini Bocoran Penampilan Emma Watson dan Karakter Lainnya dari Film Beauty and The Beast Versi Baru
Topic
#LukeEvans


