
Musikus Prince menyampaikan pidato saat menerima Grammy terakhirnya di 57th Annual GRAMMY Awards di STAPLES Center pada 8 Februari 2015 di Los Angeles, California.
Foto: Kevork Djansezian/Getty Images/AFP
Pelantun The Most Beautiful Girl in The World, Prince (57) dikabarkan wafat pada Kamis (21/4) di kediamannya, Paisley Park di Chanhassen, Minnesota, Amerika Serikat. Publisisnya, Yvette Noel-Schure sempat menyatakan bahwa Prince terserang flu pada 15 April lalu, dan dilarikan ke rumah sakit segera setelah pesawat pribadinya mendarat di Illinois. Terlepas dari simpang siur penyebab kematiannya yang tiba-tiba, banyak fakta menarik dalam kehidupan Prince dan sumbangannya pada dunia musik yang perlu kita ketahui.
Sepanjang 35 tahun kariernya, rata-rata setiap tahun ia mengeluarkan satu album sejak debutnya. Energi kreatifnya seolah tak terbendung. Bagi orang-orang di sekitarnya, Prince dan musik adalah dua hal tak terpisahkan. Kadang ia menganggap kreativitasnya sebagai sebuah kutukan. Nyaris setiap hari ia selalu merekam sesuatu. “Kalau saya tidak membuat musik, saya bisa mati,” ujar Prince yang selalu tampil androgini, seksi dan provokatif itu.
1/ Prince Roger Nelson baru berusia 19 tahun saat album debutnya, For You, rilis di tahun 1978. Namanya melambung berkat album Purple Rain. Album ini bertahan selama 24 pekan di puncak Billboard 200 karena ketenaran lagu When Doves Cry dan Let’s Go Crazy. Dari 39 album musiknya, ia meraih 7 Grammy Award, 2 Golden Globe Award, dan memiliki lebih dari 100 lagu hit.
2/ Sosok Prince dikenal sangat kreatif. Beredar rumor ia memiliki ruang rahasia di rumahnya, tempat ia menyimpan semua rekaman yang belum dirilis. Jumlahnya sangat banyak, bisa dirilis setiap tahun hingga seabad ke depan setelah ia wafat!
Bagi rekan-rekannya yang pernah masuk ke studionya, ruang rahasia itu bukanlah mitos. Alan Leeds, mantan manajernya ingat Prince pernah mengatakan pada tahun 1990 bahwa ‘dia akan membakar semuanya suatu hari nanti.’ Kalimat ini merujuk pada rekaman-rekaman yang belum dirilis. Namun, Prince sempat memberi teaser pada fans dalam sebuah video Youtube di tahun 2013. Video itu berisi rekaman audisi gitaris Donna Grantis untuk masuk menjadi anggota bandnya dan diakhiri dengan kalimat, “Everything good is in the vault, coming in 2013.” Namun, tahun 2013 berlalu begitu saja dan Prince tidak merilis apa pun terkait asetnya di ruang rahasia itu.
3/ Prince sempat berselisih soal kontraknya dengan Warner Bros di tahun 1990-an sampai-sampai ia ingin mengganti namanya menjadi simbol yang tidak bisa dibaca karena ia mengatakan, nama Prince sudah jadi hak milik Warner. Alex Gale, Senior Editor Billboard mengatakan dari sekian kasus artis yang melawan perusahaan label musik, perjuangan Prince termasuk salah satu yang paling berat.
4/ Tahun 2007, Prince pernah menuntut YouTube, e-Bay dan Pirate Bay terkait perkara musik dan merchandise bajakan yang beredar di sana. “YouTube bisa menyaring konten pornografi dan pedofilia, tapi memilih untuk tidak menyaring konten film dan musik yang sebetulnya adalah inti dari kesuksesan bisnis mereka,” tegas Prince dalam pernyataan resminya. Tuntutan ini direspons oleh YouTube yang bekerja sama dengan Web Sheriff dan langsung menghapus sekitar 2.000 video Prince dari YouTube dalam waktu beberapa pekan. Sekitar 300 merchandise bajakan di eBay juga dilarang dijual, di antaranya jam dinding, kaos kaki, dan gantungan kunci dengan wajah atau nama Prince.
5/ Tahun 2015, Prince menghapus semua musiknya dari layanan streaming musik. Ia memang tak terlalu bersahabat dengan internet. Dalam pidatonya di Grammy Award 2015 yang juga menjadi penghargaan terakhirnya, ia mengatakan, "Internet is completely over for those who wanna get paid for it." Musikus takkan bisa mendapatkan uang dari layanan semacam itu. Musiknya tetap bisa dinikmati dengan membeli album resminya lewat iTunes. Satu-satunya layanan stream berbayar yang menghadirkan musiknya adalah Tidal.
6/ Januari lalu di New York City, ia baru saja mengumumkan akan merilis memoarnya, The Beautiful Ones yang akan diterbitkan oleh penerbit Spiegel & Grau pada musim gugur 2017. Semoga buku berisi perjalanan kreatifnya ini bisa segera dinikmati oleh fansnya di seluruh dunia.
Selamat jalan, Prince!
Topic
#PrinceMeninggal




