Pastikan senyum kamu sebagai karyawan baru nggak pernah lepas dengan bantuan survival kit. Foto ilustrasi: Canva
Selamat! Kamu baru saja masuk kantor baru atau malah baru pertama kali bekerja.
Sebagai karyawan baru, ada survival kit yang sebaiknya kamu miliki, agar beberapa bulan pertama alias masa percobaan bisa berjalan lancar, dan kamu bisa bekerja lebih optimal.
Bukan cuma folder yang rapi tertata, catatan dan to-do list yang lengkap, serta template komunikasi dalam surat-menyurat yang kamu perlu miliki dan ketahui.
Beberapa hal berikut nggak kalah penting jadi survival kit kamu. Sudah punya?
1/ Mentor atau “buddy kerja”
Cari orang yang enak diajak tanya—bisa jadi senior atau rekan satu tim. Mereka adalah GPS hidup di 30–90 hari pertama, yang bisa kasih tahu kamu bocoran alur kerja, budaya kantor, siapa yang pegang apa, sampai do’s & don’ts yang sering banget nggak tertulis.
2/ Sontekan perusahaan
Kamu perlu punya ini, yang isinya sruktur tim, siapa in charge apa, tools apa dipakai, alur approval, dan seterusnya. Daftar ini bikin kamu nyambung lebih cepat dan menghindari salah alamat.
3/ Kode-kode nggak tertulis
Kadang kamu harus tercebur dulu untuk mengetahui hal-hal ini, karena mungkin poin 1 juga ribet kasih tahu kamu. Contohnya, nih, kalau bingung, tanya dulu daripada salah fatal. Lalu hal seremeh kalau pakai meeting room, balikin dalam keadaan rapi.
Selain itu, jangan kirim pesan “urgent” di tengah malam, dan meski di poin 1 kamu menemukan orang ang asyik, jangan langsung curhat pribadi sebelum tahu batas aman.
4/ Toolkit manajemen emosi
Kerja itu nggak selalu mulus. Karena itu, siapkan playlist yang bisa jadi mood booster, post-it afirmasi positif, ruang curhat yang aman, dan tahu teknik napas 2 menit.
Hal-hal ini menolong banget biar kamu tetap stabil dan waras–karena begitu kamu sulit menahan emosi, silakan beresin peralatan kamu!.
5/ Botol minum dan snack darurat
Kamu butuh hidrasi dan gula saat otak mulai nge-lag. Camilan sehat = energi tanpa drama lapar mendadak.
6/ Survival kit fisik mini
Apa aja isinya? Obat pusing, plester, tisu basah, deodoran mini, parfum ukuran travel, dan handsanitizer.
We never know; untuk jaga-jaga kalau ada hari hectic atau tiba-tiba harus meeting penting.
7/ Headset dengan noise-cancelling (opsional tapi powerful)
Bukan buat anti-sosial—tapi buat survive fokus bekerja di lingkungan kerja yang ramai. Bonus: Enak buat join online meeting tanpa gangguan.
8/ Rekap simpel keuangan
Gaji pertama biasanya langsung hilang misterius. Pakai aplikasi atau spreadsheet buat tahu ke mana saja larinya pengeluaran—biar kamu nggak menyesal di tanggal belasan atau tanggal 20-an.
9/ Pikiran untuk bertumbuh
Ini modal mental paling penting. Artinya, kamu berani bertanya, terbuka untuk kritik, mau belajar, tahan banting (termasuk nggak drama kalau ditegur), dan semangat bekerja. (f)
Baca juga:
Mengapa Empati Adalah ‘Kecerdasan Tertinggi’ dalam Karier Perempuan dan Jadi Kunci Sukses tanpa Batas
7 Kesalahan Rookie di Tempat Kerja (dan Cara Menghindarinya)
5 Faktor Penting yang Menentukan Keberhasilan dalam Karier
Brianna Relisha


