Career
Lakukan Hal Ini Sebelum Menanggapi Percakapan yang Memanas

12 Oct 2020


Dok. Pexels



Dalam sebuah rapat yang intens, diskusi yang panas tak terelakkan bisa saja terjadi. Dalam situasi seperti ini salah-salah merespon diskusi, bisa membuat keadaan menjadi kian memanas dan tak menunjukkan hasil yang baik. 

Pasalnya dalam sebuah situasi yang memanas, jika ditanggapi dengan emosi yang panas juga, akan menularkan emosi yang sama dengan orang-orang yang terlibat dalam situasi tersebut. Ketika emosi yang kuat muncul, akan menimbulkan percakapan yang memicu emosi yang kuat juga (stimulus) dan kemungkinan respon-respon seperti penghindaran, kemarahan, kesedihan dan lain sebagainya. 

Untuk menanggapi percakapanan yang memanas dengan cerdik, memang dibutuhkan keterampilan khusus. Ini hal yang bisa Anda lakukan :

1. Beri jeda
Hindari menanggapi langsung sebuah percakapan, beri jeda terlebih dahulu. Dengan memberi jeda dalam sebuah percakapan yang memanas adalah sebuah teknik yang baik untuk membangun kendali terhadap impuls.

2. Tarik napas dalam
Sebelum memberikan respon apapun, tarik napas dalam-dalam. Fokus untuk menarik dan menghembuskan napas secara perlahan, untuk membuat detak jantung melambat dan bisa berpikir secara lebih rasional. Ambil napas panjang, lambat dan dalam, sebelum melanjutkan diskusi.

3. Alihkan perhatian
Dalam situasi yang memanas, mengalihkan perhatian atau energi dari diri sendiri dan ke seseorang maupun hal yang lain akan sangat membantu Anda untuk menenangkan diri. Coba ajukan pertanyaan, buat catatan atau alihkan pandangan Anda dari lawan bicara ke objek atau tempat di ruangan itu.

4. Tunda ulang
Anda tidak harus selalu menenangkan diri saat itu juga. Jika diperlukan, pertimbangkan untuk menunda percakapan sama sekali, bisa selama beberapa menit, jam atau bahkan hari.

Jika Anda dalam rapat bisnis yang membuat stres, pastikan untuk sering-sering merencanakan istirahat. Cara lain untuk mengurangi stresadalah menyesuaikan lingkungan kerja dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. Ingatlah bahwa dengan mengatur emosi dan suasana hati akan berdampak signifikan pada kualitas kerja Anda dan tentunya hubungan dengan orang lain. (f)



BACA JUGA :
10 Kalimat untuk Mengundang Respon Positif Saat Rapat Virtual
Generasi Z, Angkatan Kerja Masa Depan yang Suka Interaksi Tatap Muka dan Berjiwa Entrepreneur
Memasuki Era New Normal, Ini 7 Adaptasi Skill yang Perlu Dilakukan Praktisi PR





Topic

#emosi, #komunikasi, #tipkarier

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?