Career
Dilema Mendapat Promosi Jabatan

20 May 2016


Foto: Fotosearch

Dunia kerja memang penuh tantangan, terutama saat kita mendapat promosi jabatan. Mulai dari rekan kerja yang iri sampai mereka yang ingin 'nebeng' kekuasaan baru kita. Kalau nggak pintar menyiasati situasi, bisa bikin stres, tuh! Pernah mengalami dilema serupa? Begini cara mengatasinya...

Promosi dalam waktu singkat
Belum lama bekerja, saya diangkat jadi sekretaris big boss. Saya merasa bebannya terlalu berat karena pengalaman saya juga belum banyak. Selain rekan-rekan kantor jadi iri, ada pula teman yang memanfaatkan jabatan saya. Dia sering minta saya berbohong kepada atasan bila dia pulang cepat dari waktu yang seharusnya. (Genia, 23, PNS)
 
Solusi...
Jabatan ‘bergengsi’ memang sering kali menjadi sumber kecemburuan sosial. Bahkan juga bisa berkembang menjadi bahan gunjingan yang nggak perlu. Jika terpilih, Anda pasti dinilai sanggup menjalani posisi tersebut dan pengalaman bukan lagi halangan. Pelajari keterampilan yang belum dimiliki agar atasan atau teman yang iri melihat bahwa Anda ingin dan mampu berkembang. Kalau dikerjakan sungguh-sungguh, hasilnya pasti akan memuaskan. Jangan sampai karier kita rusak oleh solidaritas yang merugikan. Sampaikan kepada rekan kerja bahwa Anda tidak dapat melindunginya lagi karena dia bisa mengancam posisi Anda. Meskipun dia terlihat marah atau sebal, sebetulnya dia menyadari perbuatannya, kok.
 
Dijauhi setelah promosi
Saat masuk kerja saya punya beberapa teman baru yang 'senasib penanggungan'. Begitu saya dipromosikan, tiba-tiba sikap mereka berubah. Sekarang saya nggak lagi diajak ngegosipin bos dan jangan-jangan mereka pun ngegosipin saya. Bagaimana supaya saya tetap bisa berteman dengan mereka—tanpa kehilangan wibawa? (Lilik, 26, karyawan swasta)
 
Solusi...
Promosi tidak hanya meningkatkan benefit, tapi juga tanggung jawab dan tantangan kerja. Setelah menerima promosi sebaiknya temui teman-teman dekat di tempat kerja. Bicarakan perubahan dan hal-hal yang tetap ada setelah kenaikan jabatan Anda. Anda tidak bisa berharap bahwa semua akan sama, karena bisa saja ada hal baru yang justru lebih baik dari sebelumnya. Perlu penyesuaian untuk menemukan pola hubungan baru dan sesuai untuk bersama. Kenaikan jabatan nggak seharusnya membuat Anda merasa 'lebih' dari mereka. Atasan dan bawahan tetap bisa berteman dalam batas-batas yang wajar, kok. Ya, soal digosipin itu mungkin salah satu risikonya. Selama Anda berbuat hal yang harus dilakukan dengan benar, jalan terus saja. (f)


Topic

#promosijabatan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?