Punyakakak populer di kampus ternyata (nggak) enak!
Menuntutilmu di kampus yang sama dengan kakak tentu asyik. Selain aman danbebas gencet di masa orientasi, kita punya teman buat pulang-pergibareng-kadang malah bisa minta traktir, hi hi hi.
Tapi,nggak selamanya sekampus sama kakak sendiri, tuh,enak. Kalau kakakkita makhluk populer di kampus-entah karena supercakep, berprestasisecara akademis, atau aktif di berbagai organisasi-sementara kitabiasa-biasa saja, tentu menyebalkan. Habis, orang-orang jadi hobimembandingkan kita berdua, sih. Ugh!
Sebagaiindividu, kita tentu dihargai dan lepas dari bayang-bayangkakak-begini caranya...
Gali Yang Dalam!
Kalau iri dan nggak mau kalah populer, cari, dong, kelebihan kita.Misalnya, nih, jika semasa SMA dulu kita jago basket, kenapa juga nggak perkuat tim basket putri fakultas? Syukur-syukur bisa masuk timinti kampus. Dengan menonjol di (minimal) satu bidang, kita bisa, kok, nggak kalah populer dari kakak.
Dompleng Ketenaran
Sebelum eksis lewat usaha sendiri, nggak ada salahnya mendompleng ketenarankakak. Sesekali, ikut nongkrong bersama teman-temannya. Dari situ,p ergaulan kita akan lebih luas-bukan hanya makhluk seangkatan, tapij uga sama senior. Bisa jadi, nantinya jumlah teman kita lebih banyakdari kakak. CC


