Blog
Masihkah Kamu Meneleponku? Curhat Tentang Nostalgia Era Telepon Bicara

23 Jul 2016

 
Foto: Stocksnap.io

Suatu hari di suatu siang sehabis meeting, saya mendapat telepon dari ibu. “Halo, Nduk, piye, ono kabar opo? (Ada kabar apa?)”

Saya tergopoh-gopoh menjawab telepon, sering menjawab sekenanya. Semua baik-baik saja dan sehat. Setelah itu, saya tidak tahu lagi apa yang harus diobrolin di telepon.

Lain waktu, pernah juga ibu menelepon dengan nada emosi. Beliau marah karena saya absen meneleponnya dalam waktu lama. Saking bapernya, menuduh saya sebagai anak yang tidak peduli lagi dengan orang tua. Duh!

Urusan bertelepon (bicara) ini sempat membuat saya keki. Terlebih karena sekarang eranya migrasi ke percakapan teks. Hampir semua percakapan pindah ke Blackberry Messenger (BBM), Whatsapp, Facebook Messenger, Telegram atau Line.  Tinggal pilih.

Ingin tahu kabar terbaru teman? Tinggal stalking aja halaman Facebook, Twitter atau Instagramnya. Di situ tertera, apa yang baru saja ia posting beberapa jam yang lalu. Lalu, kalau sedang iseng pingin ngobrol, ketik comment di bawahnya, atau cukup beri jempol like, maka ia tahu bahwa kita ‘care’ dengannya.

Begitulah kehidupan online sekarang. Menyemai hubungan cukup dengan jempol dan comment. Biar lebih berbumbu, tambahkan juga dengan emoji


Topic

#BlogEditor

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?