Dok. Rawpixels
Pandemi COVID-19 mengubah segalanya. Perekonomian negara melambat, alur bisnis berubah arah karena sepi peminat hingga perilaku masyarakatnya yang juga beradaptasi mengikuti keadaan.
Menurut Yuswohady, pengamat konsumen dan pakar marketing, ada empat perubahan besar pada perilaku masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini. Yaitu gaya hidup yang lebih banyak dilakukan di rumah, kebutuhan akan kesehatan dan keselamatan yang meningkat, meningkatnya inovasi digital hingga lahirnya masyarakat baru yang penuh empati.
Berdasarkan pada temuan Yuswohady tersebut, kondisi yang penuh ketidakpastian dan tantangan ekonomi yang berat membuat masyarakat lebih memprioritaskan kesehatan, keselamatan dan kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya. Terlebih lagi, menurut studi terbaru Universitas Harvard mengatakan bahwa penerapan social distancing perlu dilakukan setidaknya hingga tahun 2022.
"Artinya masyarakat akan terus diliputi kecemasan dan kekhawatiran akan kesehatannya, kehidupannya, hingga pekerjaannya. Hal ini pun akan mengubah pandangan orang terhadap asuransi yang dulunya dianggap hanya mengeluarkan biaya besar, tapi melainkan jadi kebutuhan," ujar Yuswohady di acara peluncuran produk Sun Connect dari Sun Life Indonesia.
Yuswohady pun memprediksi bahwa kebutuhan akan asuransi kesehatan akan semakin meningkat. Namun, tetap diperlukan adanya inovasi dan kesiapan dari pihak industri untuk mampu memenuhi kebutuhan tersebut, sekaligus menghadirkan cara berasuransi baru dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan nasabah dan para tenaga pemasar.
Yaitu sebuah transformasi model bisnis berbasis digital yang mampu mendukung produktivitas, sekaligus selaras dengan perubahan kebutuhan dan perilaku konsumen yang ada saat ini.
Seiring dengan pemenuhan kebutuhan akan asuransi dengan transformasi digital yang kian masif, Sun Life Indonesia pun merilis Sun Connect. Yaitu sebuah layanan digital untuk menjawab kebutuhan nasabah akan proteksi jiwa dan kesehatan. Nasabah dapat berkomunikasi dengan agen secara virtual, baik melalui telepon maupun video call.
Kehadiran Sun Connect memberikan pengalaman baru dalam berasuransi, mendekatkan yang jauh, di mana jarak tidak lagi menjadi hambatan dengan mengutamakan prinsip keamanan, kenyamanan dan kemudahan, khususnya bagi nasabah dan para tenaga pemasar kami,” ujar Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia. (f)
BACA JUGA :
Perlindungan Ekstra di Tengah Wabah Global Virus Korona COVID-19
Menciptakan Generasi Inklusif
Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia : Memulai Dari Nol
Topic
#Corona, #AsuransiKesehatan


