BizNews
Produksi Minyak Sawit Tidak Meninggalkan Limbah

17 Nov 2020


Foto: Dok. Femina

Taukah Anda bahwa kebutuhan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil CPO) dunia sangat besar jumlahnya? Mulai dari untuk keperluan memasak di dapur, kosmetik, hingga sumber energi melalui biodiesel. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, sebagai negara penghasil CPO terbesar di dunia, produksi CPO Indonesia mencapai 44,05 juta ton di tahun 2019 lalu. Dari jumlah ini, 28,95 juta ton diekspor, dan 14,65 juta ton digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.

Untuk memproduksi CPO sedemikan banyaknya, maka tak heran jika luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16,3 juta hektare menurut data Kementerian Pertanian Indonesia di tahun 2019. Ini adalah yang terluas di seluruh dunia.

Melihat luasnya perkebunan kelapa sawit yang ada, maka penanaman pohon kelapa sawit sebagai sumber CPO harus berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan. Saat ini, pertanian kelapa sawit yang berkelanjutan (sustainable) sudah menjadi kewajiban yang diterapkan pemerintah Indonesia untuk menjaga lingkungan.

Di bawah payung Sinar Mas Agribusiness and Food, minyak goreng dan margarin Filma diproduksi menggunakan minyak sawit dari perkebunan yang telah melaksanakan pertanian berkelanjutan. Selain buahnya yang diolah menjadi minyak, seluruh bagian dari pohon kelapa sawit dapat dimanfaatkan, sehingga tidak ada yang terbuang. Dengan kata lain, produksi CPO tidak menyisakan limbah. Seperti yang terlihat pada infografik di atas:

1& 2) Sabut dan Cangkang
Bagian ini adalah sisa dari buah kelapa sawit setelah daging dan inti buahnya diolah menjadi minyak sawit mentah. Keduanya dikumpulkan dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar ketel uap (boiler) pada pabrik kelapa sawit (PKS).

3) Limbah cair kelapa sawit (LCKS)
Adalah air buangan yang dihasilkan PKS saat proses pengolahan minyak sawit mentah. Limbah ini kemudian diolah di fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah untuk menurunkan kadar keasaman serta tingkat Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Setelah melaui proses ini, limbah ini dapat digunakan sebagai pupuk organik di areal kebun.

Selain itu, LCKS juga dapat digunakan sebagai energi biogas setelah diproses menggunakan teknik penangkapan gas metana.

4) Daging dan inti buah
Daging buah kelapa sawit, yang juga dikenal sebagai mesokarp, diekstrak menjadi minyak sawit. Bagian inti di tengah buah sawit juga dapat diolah menjadi minyak inti kelapa sawit. Minyak sawit dan minyak inti sawit digunakan di banyak produk rumah tangga. Minyak sawit banyak digunakan adalah untuk pembuatan minyak goreng dan margarin, termasuk minyak dan margarin Filma untuk kebutuhan memasak di dapur. Selain itu, produk rumah tangga dan kosmetik seperti sabun dan lipstik juga menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakunya.

5) Janjang
Janjang adalah tempat menempelnya buah-buah kelapa sawit. Setelah buah kelapa sawit diambil, maka akan tersisa janjang yang kosong. Janjang kosong ini kemudian diolahmenjadi kompos yang akan digunakan kembali sebagai pupuk organik di kebun.

6) Batang pohon
Batang pohon kelapa sawit yang berumur 30 tahun sudah tidak produktif ditumbangkan secara berkala. Jika batang pohon ini dibiarkan begitu saja, tentunya akan menjadi limbah yang menyusahkan.

Namun, setelah melalui beberapa tahap pemrosesan, batang pohon kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai bahan alternatif kayu. Karena gaya gesernya yang kaku, kayu sawit memang bukan bahan yang kuat untuk digunakan sebagai konstruksi bangunan. Namun kayu sawit cukup bagus dan kuat untuk dijadikan furnitur dan kreasi interior rumah.

7) Daun
Daun yang telah dipotong dari pohon kelapa sawit dapat dibuat menjadi mulsa atau penutup tanaman budidaya, dan digunakan sebagai baku kompos.

8) Pelepah
Pelepah yang telah dipangkas dapat diaplikasikan di dalam tanah saat pohon kelapa sawit bisa ditanam kembali, dan berfungsi sebagai pupuk organik. Bagian ini juga dapat membantu menjaga kelembaban tanah. (f)


Baca juga:
Ini Beda Mentega, Margarin, dan Mentega Putih
Pandemi Mengubah Perilaku, Konsumen Lebih Pilih Kualitas dari Harga Murah
Gemar Membuat Konten Video Dengan Kamera Smartphone? Ini 3 Langkah Agar Menarik


Topic

#kepalasawit, #minyakkelapasawit, #margarin, #filma

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?