BizNews
Mengembangkan Keterampilan Digital Masyarakat di Tengah Pandemi COVID19

5 Aug 2020

Foto: Pexel

Dalam rangka membantu berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia dari Barat hingga Timur, untuk dapat mencapai kesuksesan di era digital, Facebook meluncurkan kampanye Facebook Laju Digital di Indonesia pada Agustus 2018.
 
Hingga akhir 2019, Facebook Laju Digital telah melatih lebih dari 13,865 peserta di 17 kota di Indonesia, yaitu, Gorontalo, Jakarta, Makassar, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Kupang, Manokwari, Medan, Jayapura, Ambon, Manado, Kendari, Denpasar, Batam, Semarang, dan Mataram.  
 
Facebook Laju Digital memberikan pelatihan bagi pencari kerja dan pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan panduan untuk mengembangkan keterampilan digital, instansi pemerintah untuk meningkatkan hubungan kemasyarakatan di dunia online, pelaku komunitas agar dapat memanfaatkan internet secara maksimal untuk mencapai tujuannya, serta para pelajar untuk menambah literasi digital.
 
Khusus untuk pelaku usaha kecil dan menengah, Facebook memberikan pelatihan membantu wirausaha menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka.
 
Beragam fitur yang facebook hadirkan diharapkan mampu membantu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk menarik perhatian pelanggan. WhatsApp dan Instagram juga telah banyak membantu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan bisnis mereka.

Hilda Kitti, Kepala Pemasaran untuk Facebook di Indonesia dalam siaran media yang diterima femina beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membantu pemerintah, pelaku usaha kecil dan menengah, komunitas, serta generasi muda di seluruh Indonesai dari bagian Barat hingga daerah di Indonesia Timur, untuk meningkatkan kemampuan digital serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi bagi komunitas mereka.

"Di masa kenormalan baru ini, Facebook kembali bekerjasama dengan seluruh mitra kami dengan menghadirkan Facebook Laju Digital secara virtual untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia serta mendampingi proses pemulihan ekonomi bagi para pelaku UKM agar dapat bangkit dari pandemi," kata Hilda.


Facebook Laju Digital Virtual
Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia tidak menjadi penghalang bagi Facebook untuk tetap membantu masyarakat.

Facebook di Indonesia, bersama dengan beberapa mitra, berupaya tetap menjalankan program Laju Digital untuk memastikan keberlangsungan bisnis kecil dan menengah. Program tahun ini dipaparkan secara online melalui Facebook Live, Grup Facebook, Blueprint courses, Zoom dan platform lain serupa yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap komunitas.

Facebook Laju Digital tahun 2020 telah dan akan memberikan pelatihan lebih dalam kepada UKM mengenai solusi bagi para pelaku usaha agar bangkit dari pandemi dan terus menjalankan usahanya, yang mana solusi solusi tersebut belum pernah diberikan pelatihan-pelatihan sebelumnya.

Tahun ini, Facebook Laju Digital juga akan memberikan tips serta praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha.

Hilda menambahkan bahwa pihaknya yakin, melalui pelatihan Laju Digital, para pelaku UKM akan dapat memanfaatkan platform yang dihadirkan oleh Facebook untuk dapat tetap menjalankan usaha mereka, terhubung dengan para konsumen, membagi kisah brand mereka dan yang terpenting mendorong penjualan.

“Dampak ekonomi yang hendak dicapai juga sejalan dengan tujuan pemerintah yaitu membekali pelaku bisnis dengan kemampuan digital untuk membesarkan bisnis mereka secara online, dan memberikan berbagai stimulus agar mereka dapat bertahan di masa yang menantang ini,” ujarnya.

Agar dapat menjangkau lebih banyak komunitas dan institusi untuk membagikan pengetahuan dan mengasah kemampuan di bidang digital, Facebook di Indonesia juga menjalin kemitraan baru dengan organisasi pemerintahan.

Pertama, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Program Digital Entrepreneurship Academy) dengan program pengembangan metode pembelajaran mandiri bagi calon wirausaha dengan menggunakan Blueprint courses, yang didukung dengan sesi tanya-jawab dengan pelatih.

Kedua, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Balai Besar Pendidikan Pelatihan Ekspor Impor - PPEI) dengan program menyelenggarakan pelatihan online tentang pemasaran digital untuk bisnis kecil dan menengah di bidang ekspor.

Ketiga, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Smesco Indonesia). Menyelenggarakan pelatihan online bulanan tentang pemasaran digital bagi bisnis kecil dan menengah di bawah naungan Smesco Indonesia.

Keempat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah. Memberikan pelatihan online tentang pemasaran digital bagi para mentor bisnis kecil dan menengah di Jawa Tengah.

Keempat, idEA (Asosiasi E-Commerce Indonesia). Menyelenggarakan pelatihan online mingguan tentang pemasaran digital yang berfokus pada bisnis lokal dan pelatihan online bulanan yang bekerja sama dengan Bank Indonesia. (f)
 


Baca Juga:
Belanja Iklan Digital Meningkat Selama Pandemi COVID19
Pemerintah Menargetkan 2 Juta UKM Tetap Survive Dalam 4 Bulan ke Depan
Pemerintah Kasih Dukungan Apa untuk UKM Fashion?

 


Topic

#digital, #digitalmarketing, #corona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?