BizNews
Demi Bisnis Berkelanjutan, Pelaku UKM Indonesia Berinvestasi dalam Teknologi

28 Sep 2020


Foto: Shutterstock


Data sebuah survei yang dilakukan terhadap 1.000 UKM di ASEAN oleh United Overseas Bank (UOB), Accenture dan Dun & Bradstreet pada kuartal ketiga 2019 dan Mei 2020 menunjukkan bahwa teknologi merupakan prioritas investasi yang paling utama bagi 65% UKM, termasuk UKM yang masih memiliki kekhawatiran akan arus kas mereka.
 
Khusus di Indonesia, pelaku bisnis tidak segan berinvestasi dalam teknologi walaupun 91 persen dari UKM tersebut diprediksi akan mengalami penurunan pendapatan pada tahun ini.
 
Kendati adanya sejumlah tantangan yang dihadapi oleh pelaku bisnis UKM, namun 57 persen menyatakan mereka tetap optimis perekonomian akan membaik setelah pandemi ini berakhir sehingga mereka siap untuk memanfaatkan teknologi dalam mendorong daya saing serta keberlanjutan mereka.
 
Investasi dalam teknologi akan dimanfaatkan untuk membangun kemampuan digital dalam hal penjualan dan layanan (85 persen), pemasaran secara digital dan media sosial (76 persen), serta pengelolaan jaringan dan teknologi (64 persen).
 
Teknologi dimanfaatkan sebagai cara untuk menjamin model bisnis yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang. Mereka juga menyadari bahwa teknologi dapat membantu mereka mengelola arus kas dengan lebih baik. Bahkan delapan dari 10 pelaku UKM di Indonesia menyatakan pemanfaatan digital adalah metode pengelolaan arus kas yang paling mereka minati.
 
Paul Kan, Head of Business Banking, UOB Indonesia dalam siaran media tertulis yang diterima femina beberapa waktu lalu menyatakan bahwa UKM berperan sangat penting dalam perekonomian Indonesia. COVID-19 telah membawa dampak yang besar bagi banyak industri UKM serta menghambat peluang pertumbuhan.
 
Untuk membantu mereka mengurangi dampak pandemi ini, pihaknya berupaya  memberikan bantuan, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi dalam rangka mendorong perbaikan performa bisnis. Seperti UOB BizSmart yang merupakan solusi pengelolaan usaha terintegasi berbasis cloud. Dimana nasabah UKM dapat melakukan digitalisasi terhadap proses administratif SDM serta akunting mereka seperti manajemen persediaan (inventory management), rekonsiliasi akun, penggajian serta klaim. (f)

Baca Juga:

PSBB Kedua, Frozen Food Kembali Jadi Pilihan, Ini 5 Keunggulannya

Diam-Diam Ternyata Isyana Sarasvati Hobi Masak

Financial Technology Solusi untuk Literasi Keuangan

 


Topic

#corona, #teknologi

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?