BizNews
Bank Rakyat Indonesia Hadirkan Figur Inspiratif Lokal untuk Memotivasi Para Pelaku Usaha

9 Dec 2024

 Foto: Dok. BRI


Untuk memotivasi para pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggagas program Figur Inspiratif Lokal (FIL). Program yang sudah berlangsung sejak tahun 2021 ini bertujuan meningkatkan economic dan social value sebagai bagian mengakselerasi pemulihan ekonomi dengan cara memberdayakan UMKM, khususnya sosok inspiratif.

Direktur Bisnis Mikro BRISupari, mengatakan bahwa figur inspiratif lokal ini merupakan program pemberdayaan sebagai bentuk apresiasi kepada figur atau sosok yang meninspirasi di wilayahnya. "Mereka dianggap telah memiliki inisiatif murni untuk memberikan dampak atau pengaruh positif bagi pelaku UMKM di lingkungan masyarakat sekitarnya," ujar Supari.

 Direktur Mikro Bisnis BRI, Supari. oto: Dok. BRI


Salah satu sosok figur lokal inspiratif yang menjadi katalisator perkembangan UMKM di wilayahnya adalah Saiban. Pria berusia 55 tahun ini gigih mendorong UMKM di Desa Bululor, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jawa Timur, untuk naik kelas. Sebagai Direktur BUMDes Amanah sejak 2017, Saiban tidak hanya mendukung UMKM secara teknis tetapi juga membangun ekosistem usaha yang mampu bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan.

Pada 2022, Saiban memanfaatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk meningkatkan kualitas pendampingannya. Ia mendirikan Kampus Rumah UMKM Sri Widari, sebuah inisiatif yang memberi pelatihan langsung kepada lebih dari 60 UMKM. Saiban percaya, dengan ilmu dan pendampingan yang tepat, pelaku UMKM dapat melewati tantangan klasik seperti permodalan, pemasaran dan pengelolaan sumber daya manusia.

Salah satu kisah sukses dari pendampingan ini adalah Dewi pemilik Dewi Jali Collection, yang memulai bisnis anyaman tas plastik di tengah keterbatasan pemasaran. "Saya diajarkan untuk memanfaatkan media sosial dan bekerja sama dengan toko-toko lokal. Kini, saya lebih percaya diri mengembangkan bisnis," ujar Dewi, menunjukkan bagaimana bimbingan Saiban mampu membawa inovasi dan strategi baru.

Selain itu ada juga Boyadi, pemilik Galeri Reog Ponorogo. Berkat arahan Saiban, bisnis Boyadi yang awalnya terbatas kini berkembang pesat, dengan produksi topeng Reog mencapai 1.000 unit per bulan. Tak hanya itu, omzetnya melonjak dari Rp1 juta menjadi Rp30 juta per bulan, dengan jangkauan pasar hingga Sumatra dan Kalimantan.

Tidak hanya Dewi dan Boyadi, Saiban juga mendampingi UMKM lain seperti Enwa Bouquet & Dekorasi, yang sukses merambah pasar pernikahan tingkat kabupaten berkat legalitas usaha dan pelatihan yang didukungnya. Ada pula Kuswandari, produsen keripik tempe, yang kini mampu melipatgandakan produksi setelah mendapatkan izin usaha dan sertifikasi halal melalui bimbingan Saiban. 

Di masa mendatang, para figur inspiratif yang kompeten seperti Saiban bisa terus bertambah dan memotivasi lebih banyak pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang. (f

Baca juga: 
Akademi Femina dan BRI Bagikan Tip Bikin Usaha Naik Kelas di Tahun 2025
Unggul di Dimensi Data dan Kolaborasi, BRI Raih Penghargaan di Digital Banking Awards 2024
Harus Dihentikan, Ini 5 Kebiasaan Buruk Generasi Muda Kelola Keuangan

 


Faunda Liswijayanti


Topic

#umkm, #wirausaha, #wanitawirausaha

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?