
Foto: Fotosearch
Sayuran memiliki kandungan antioksidan tinggi untuk menutrisi kulit, membuat kulit terlihat sehat dan awet muda. Karenanya, sayuran banyak dikonsumsi dalam bentuk
salad hingga cold-pressed juice, ungkap Juliana Yu MD.H NH Cosmetologist, Dermatologist Nutritionist CIBTAC, BABTAC, IPTI, ITAC, CIDESCO Dip Int’L.
Tapi, optimalkah kandungan sayuran sebagai bahan dasar produk perawatan topikal?
Tren Hidup Sehat
“Berawal dari tren back to nature, dan akibat buruk yang ditimbulkan produk berbahan kimia, masyarakat memilih sayuran sebagai bahan dasar untuk perawatan kulit, baik dari dalam maupun luar,“ jelas Juliana Yu. Bayam sudah lebih dulu digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan tahun 2007. Tren penggunaan sayuran kini makin berkembang dan merupakan bagian dari gerakan global untuk kembali ke alam.
Dikonsumsi vs Perawatan Topikal
Beda sayuran, beda pula manfaat yang dihasilkan. Seperti kale, jika berdiri sendiri, lebih baik diminum karena tinggi kalsium, zinc, dan bermanfaat sebagai antikanker. Bila diaplikasikan dalam bentuk produk topikal, maka lebih baik dijadikan cleansing product. Juliana menjelaskan bahwa keberhasilan suatu produk tergantung pada komposisi, konsentrat, dan kesesuaian kandungan produk dengan masalah kulit. Untuk hasil lebih maksimal dan aman, kombinasikan penggunaan produk perawatan kulit dengan perawatan menggunakan bahan alami di rumah, karena tidak semua brand memberikan hasil maksimal seperti yang tertulis pada kemasan. (f)
Topic
#trenkecantikan


