Tips
WFH Jadi Muncul Stretch Mark?

11 Aug 2021

WFH memicu munculnya Stretch Marks? mungkin akibat berat badan!
Foto: Dok. Freepik

Aktivitas #dirumahaja memang secara langsung maupun tidak mengurangi aktivitas bergerak. Kita bisa seharian di depan laptop, atau duduk menemani si kecil sekolah jarak jauh dan mulut tidak berhenti ngunyah. Tidak heran berat badan cenderung naik. Jika Anda merasa di beberapa bagian tubuh timbul guratan-guratan putih atau kemerahan yang disebut stretch mark, salah satu penyebabnya adalah naiknya bobot tubuh itu akibat kurang bergerak. Elastisitas kulit tidak bisa mengimbangi naiknya bobot tubuh yang drastis.
 

Penyebab Stretch Mark

Naik dan turunnya berat badan secara drastis menyebabkan kolagen dan elastin pada jaringan kulit menjadi rusak. Elastin adalah protein yang mampu mempertahankan struktur kulit dan menjadikannya elastis, sementara kolagen adalah protein penjaga struktur dan perekat sel-sel pada tubuh.

Rusaknya elastin ataupun kolagen mengakibatkan kulit tidak sanggup beradaptasi dan menampakkan kondisi pecah-pecah demi untuk bisa mengakomodasi membesarnya bagian tubuh tertentu. Inilah yang memicu munculnya guratan pada kulit yang disebut stretch mark. Itu sebabnya stretchmark banyak muncul di perut ibu yang sedang hamil, misalnya.

Selain itu, munculnya stretch mark juga bisa disebabkan faktor hormonal yang berkaitan dengan lemak, kehamilan, pembesaran otot akibat olah raga, ataupun di masa tumbuh kembang. Stretch mark biasanya biasanya muncul pada area perut, lengan atas, dada, bahu, pinggang, bokong, dan paha. Diawali dengan guratan halus kemerahan, bagian kulit sedikit menonjol, dan rasa gatal.

Apakah stretch mark dapat dicegah? Selain memperhatikan bobot tubuh agar tidak naik atau turun drastis, lakukan kebiasaan sehat berikut ini.

 

1. Banyak Minum Air Putih

Khasiat minum air putih tak sedikit (https://www.femina.co.id/article/khasiat-minum-air-putih), mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengganti cairan tubuh, mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga elastisitas kulit di tubuh kita. .Bila kulit kekurangan cairan dan kelembapan alaminya, maka akan lebih mudah kering dan berujung kehilangan elastisitasnya. Kulit yang kehilangan elastisitas mudah menampakkan guratan tarikan pada permukaannya.

Mulai sekarang, minumlah minimal 8 gelas atau setara 2 liter air setiap hari. Minum air di sini tidak termasuk kopi, soda, dan minuman berkafein atau bergula lainnya. Tapi teh herbal cukup sehat.
 

2. Makanan Bernutrisi

Ngemil boleh saja, hal ini menjadi wajar terutama untuk melepas stres dan penyemangat dalam bekerja. Namun Anda harus pandai membagi porsi dan tahu batasan. Selain berkalori tinggi dan lemak tinggi, ngemil juga cenderung membuat cepat kenyang dan justru mengurangi porsi makan berat yang biasanya lebih kaya nutrisi. Hal ini menjadi kesalahan yang umum terjadi.

Untuk mencegah munculnya stretch mark, pastikan makanan yang Anda makan mengandung banyak protein, Zinc, dan mineral alami yang bisa didapatkan dari ragam makanan segar yang tidak diproses. Hindari terlalu banyak frozen food yang biasanya mengandung pengawet dan lemak tinggi. Dengan nutrisi yang baik berat tubuh bisa lebih dikendalikan, kulit lebih dan stretch mark pun dapat dihindari.
 

3. Cukup Vitamin C dan D

Menyangkut kekuatan dan elastisitas kulit, maka kolagen adalah sebagai bintang utamanya. Tak hanya ampuh menunda munculnya keriput, kolagen ampuh melawan munculnya stretch mark. Untuk memicu produksi kolagen di dalam tubuh, Vitamin C menjadi salah satu booster utamanya. Journal of Dermatology Research and Practices (2015) juga menyebut bahwa ada defisiensi Vitamin D pada munculnya stretch mark.
 

4. Gunakan Pelembap

Salah satu penyebab munculnya stretch mark adalah kulit yang kering. Untuk mencegahnya Anda bisa menggunakan berbagai pelembap kulit seperti body lotion, body oil, hingga pelembap natural seperti VCO dan minyak zaitun.

Selain itu, bila kulit di area rawan stretch mark mulai terasa gatal, jangan menggaruknya. Langsung gunakan body lotion atau body oil untuk ‘menenangkan’ kulit di area tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology Association, menyebutkan bahwa pelembap dan berbagai minyak hanya mampu menjaga kelembapan kulit namun tidak secara nyata langsung mencegah munculnya stretch mark ataupun mengobatinya. Namun, ada dua hal yang dikatakan terbukti berpengaruh sebagai komponen mencegah munculnya guratan bandel itu yaitu: Centella Asiatica (Tiger Grass) dan Hyaluronic Acid.

Centella merupakan tumbuhan herbal yang terbukti mampu mempercepat regenerasi dan penyembuhan kulit luka ataupun meradang. Sementara hyaluronic acid adalah zat yang mampu mengunci kadar air di dalam tubuh. Karenanya menjadi zat penting untuk mengikat kelembapan di kulit, dan mencegah munculnya stretch mark. (f)
 
 
 
Baca Juga
4 Skin Care Wajib Sebelum Olahraga
4 Tip Membuat Mata Tampak Lebih Besar
5 Tip Rahasia Penggunaan Concealer


Topic

#FeminaBeauty, #StretchMark, #WFH

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?