Foto: FreepikKeinginan untuk memiliki kulit sehat serta terawat tidak hanya menjadi harapan kaum wanita, kaum pria pun punya keinginan serupa. Bahkan menurut riset yang dilakukan Orbis Reasearch tahun 2018, ditemukan perkembangan pesat produk perawatan khusus pria di seluruh dunia termasuk di Asia Pasifik. Diperkirakan pada 2018-2023, pasar produk perawatan khusus pria akan mencapai meningkat 5,23%.
Kesadaran untuk lebih merawat tubuh di masyarakat dianggap sebagai pendorongnya. Apalagi penampilan bersih dan terawat akan memberi rasa percaya diri lebih baik bagi pria. Tak hanya itu, tak sedikit yang mengakui kalau penampilan sedikit banyak ikut memengaruhi karier mereka.
Produk perawatan untuk pria kini tak sekadar pelembap, hampir sama ragam jenisnya seperti produk perawatan wanita. Namun ada beberapa perbedaan dalam produk, karena sesungguhnya ada perbedaan antara kulit pria dan kulit wanita sehingga berbeda pula kebutuhan dan perawatannya.
“Terdapat beberapa perbedaan karakteristik pada kulit pria dan wanita, diantaranya ketebalan kulit. Kulit pria lebih tebal bila dibandingkan kulit wanita. Umumnya produksi dan kelenjar minyak pada kulit pria juga lebih banyak bila dibandingkan kulit wanita. Rambut pada kulit pria pun lebih banyak daripada wanita,” dijelaskan dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK dari Klinik Bamed Skin Care.
“Karena karakteristik dan jenis kulit pria yang lebih tebal, berminyak dan berambut itulah maka perawatan untuk kulit pria harus disesuaikan, baik dengan kondisi maupun jenis kulitnya. Pemilihan pembersih muka, tabir surya, produk shaving, moisturizer selain yang diperuntukan untuk jenis kulit pria tetapi juga harus mempertimbangkan masalah kulit yang dimiliki.”
Beliau menjelaskan, permasalahan kulit yang paling banyak dihadapi kaum pria diantaranya adalah jerawat dan bekas jerawat, pori-pori besar, kulit sensitif, dermatitis atopik, dermatitis seboroik dan keratosis seboroik. Seperti juga wanita, tiap pria juga memiliki kondisi kulit dan masalah yang berbeda, sehingga terapinya tidak bisa pukul rata. Untuk mengatasi masalah-masalah itu pun mungkin tidak hanya perlu satu, tapi bisa beberapa jenis terapi yang dikombinasikan.
“Tidak ada satu jenis terapi yang paling tepat untuk pria pada segala jenis usia dan segala aktivitas. Terapi yang diberikan selalu bersifat personalized (pribadi), terapi akan disesuaikan dengan kondisi dan jenis kulit pasien, usia, aktivitas, gaya hidup, kepatuhan dan keinginan dari pasien. Terapi yang aman dan sering dikerjakan pada pria contohnya, chemical peeling, microdermabrasi dan suntik jerawat,” ujarnya. (f)
Baca Juga:
Punya Pandangan Politik Tegas dan Taat Beragama Bikin Seseorang Lebih Menarik
Pencerah dan Penyamar Noda Kulit Terbaru Ini Berbahan Bunga
Double Cleansing dengan Busa Super Lembut Bisa Membuat Wajah Sehat Alami seperti Wanita Jepang
Kesadaran untuk lebih merawat tubuh di masyarakat dianggap sebagai pendorongnya. Apalagi penampilan bersih dan terawat akan memberi rasa percaya diri lebih baik bagi pria. Tak hanya itu, tak sedikit yang mengakui kalau penampilan sedikit banyak ikut memengaruhi karier mereka.
Produk perawatan untuk pria kini tak sekadar pelembap, hampir sama ragam jenisnya seperti produk perawatan wanita. Namun ada beberapa perbedaan dalam produk, karena sesungguhnya ada perbedaan antara kulit pria dan kulit wanita sehingga berbeda pula kebutuhan dan perawatannya.
“Terdapat beberapa perbedaan karakteristik pada kulit pria dan wanita, diantaranya ketebalan kulit. Kulit pria lebih tebal bila dibandingkan kulit wanita. Umumnya produksi dan kelenjar minyak pada kulit pria juga lebih banyak bila dibandingkan kulit wanita. Rambut pada kulit pria pun lebih banyak daripada wanita,” dijelaskan dr. Yuda Ilhamsyah, SpKK dari Klinik Bamed Skin Care.
“Karena karakteristik dan jenis kulit pria yang lebih tebal, berminyak dan berambut itulah maka perawatan untuk kulit pria harus disesuaikan, baik dengan kondisi maupun jenis kulitnya. Pemilihan pembersih muka, tabir surya, produk shaving, moisturizer selain yang diperuntukan untuk jenis kulit pria tetapi juga harus mempertimbangkan masalah kulit yang dimiliki.”
Beliau menjelaskan, permasalahan kulit yang paling banyak dihadapi kaum pria diantaranya adalah jerawat dan bekas jerawat, pori-pori besar, kulit sensitif, dermatitis atopik, dermatitis seboroik dan keratosis seboroik. Seperti juga wanita, tiap pria juga memiliki kondisi kulit dan masalah yang berbeda, sehingga terapinya tidak bisa pukul rata. Untuk mengatasi masalah-masalah itu pun mungkin tidak hanya perlu satu, tapi bisa beberapa jenis terapi yang dikombinasikan.
“Tidak ada satu jenis terapi yang paling tepat untuk pria pada segala jenis usia dan segala aktivitas. Terapi yang diberikan selalu bersifat personalized (pribadi), terapi akan disesuaikan dengan kondisi dan jenis kulit pasien, usia, aktivitas, gaya hidup, kepatuhan dan keinginan dari pasien. Terapi yang aman dan sering dikerjakan pada pria contohnya, chemical peeling, microdermabrasi dan suntik jerawat,” ujarnya. (f)
Baca Juga:
Punya Pandangan Politik Tegas dan Taat Beragama Bikin Seseorang Lebih Menarik
Pencerah dan Penyamar Noda Kulit Terbaru Ini Berbahan Bunga
Double Cleansing dengan Busa Super Lembut Bisa Membuat Wajah Sehat Alami seperti Wanita Jepang
Topic
#kesehatan, #kesehatankulit, #skincare, #beautytips


