Tips
Ask The Expert : Kulit Sehat Saat Menopause Tiba

28 Nov 2020


Dok. Shutterstock



Apakah menopause berpengaruh terhadap kulit kita? Apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh kita? Apa yang harus saya lakukan supaya kulit tetap sehat?
 
Banyak sekali pertanyaan yang muncul tentang hal ini apalagi proses terjadinya menopause ini tidaklah mendadak. Yang pasti menopause akan dialami setiap wanita, cepat atau lambat.
 
Wanita disebut mengalami menopause apabila melewati satu tahun tanpa siklus menstruasi, dengan gejala yang dialami diantaranya hot flashes, keringat malam, imsomnia, penambahan berat badan, mood swing, dan sebagainya.
 
Karena terjadi perubahan hormonal dalam tubuh, maka proses menopause akan berpengaruh langsung pada kondisi kulit kita. Bisa kulit menjadi sangat kering, warna atau tekturnya menjadi tidak merata, bisa juga menjadi lebih peka terhadap paparan sinar  matahari. Kondisi kulit  mengalami perubahan yang signifikan  karena lapisan dermis (lapisan kulit paling tebal) menjadi sensitif terhadap perubahan hormon yang menyertai proses menopause.
 
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, usia rata-rata wanita menopause adalah saat menjelang 51 tahun dan biasanya mengalami premenopause pada usia 40 hingga 50 tahun. Ini adalah kerangka waktu ketika siklus dan ovulasi wanita menjadi kurang teratur disebabkan sekresi hormon yang berfluktuasi. Hormon Estrogen akan tinggi namun di saat lain akan menurun.
 
Demikian pula kadar hormon Progesterone yang berfluktuasi. Di saat seorang wanita mengalami menopause, estrogen turun mendekati nol dan bahkan dalam beberapa kasus, baik estrogen maupun progesteron bisa saja tidak terdeteksi keberadaanya.  
 
Pada periode ini terjadi perubahan yang signifikan pada kulit. Kulit terasa kendur dan tidak kenyal. Reseptor estrogen di kulit berperan penting dalam produksi sebum, menjaga kulit tetap lembap dan meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi sebagai jaringan utama pembentuk struktur kulit. Selain itu, produksi hormon elastin juga terganggu sehingga wajah menjadi tidak cerah dan kendur.
 
Di saat perubahan hormon menuju masa menopause, hormone Testosterone juga mengalami penurunan sehingga aktivitas kelenjar sebaceous (minyak) menjadi berkurang. Akibatnya terjadi kering yang berlebihan dan membuat kulit tampak lesu dengan garis kerutan semakin nampak.
 
Merawat Kulit Menjelang Menopause
 
1. Fokus pada Hidrasi Kulit
Gunakan krim yang lebih melembabkan kulit. Pilih night cream yang mengandung ceramide, suatu bahan yang disebut akan memberikan lapisan kelembapan ekstra. Ini lebih efektif mengunci air ke dalam kulit dibandingkan hanya mengoleskan pelembab dasar sebelum tidur
 
Hidrasi lain yang dapat dipilih adalah Asam Hyaluronat, yang secara alami ditemukan di dalam kulit kita. Fungsinya yang melembabkan dan membuat jaringan kulit terlihat ‘mengembang’ walaupun hanya beberapa saat. Karena fungsi krim tentu saja bertahan selama kulit terhidrasi maka dibutuhkan perawatan khusus untuk menjaganya.
 
2. Menggunakan Retinoid
Turunan vitamin A ini meningkatkan pergantian sel (untuk mengungkapkan lapisan kulit yang segar dan lebih cerah) serta meningkatkan ketebalan kulit. Retinoid merupakan solusi di saat kekenduran terjadi. Kenyataan bahwa retinoid mengeringkan, maka kita harus menyiasatinya dengan penggunaan 1-2 kali seminggu dan meningkatkan frekuensinya saat kulit mulai beraptasi terhadap penggunaannya.
 
3. Jangan Lupa Menggunakan UV Protection.
Di saat kulit belum mengalami primenopause, hormon estrogen menjaga kekenyalan dan menjadi semacam ‘cadar’ bagi wajah kita. Melindungi wajah terhadap paparan sinar matahari, membantu kita saat lupa mengaplikasikan UV Protection. Gunakan juga krim antioksidan juga penting untuk memerangi bintik-bintik hitam yang akan berkembang menjadi flex.
 
4. Lakukan Perawatan Glowing Rejuvenation Laser di Salon
Gunanya adalah untuk meningkatkan produksi kolagen yang sudah menurun, sehingga wajah tetap terjaga kelembapan dan membantu wajah tetap kencang secara alami.
 
5. Lakukan Picosecond Laser
Perhatikan perubahan warna kulit dan lakukan perawatan khusus untuk menjaga kondisi melanin agar wajah cerah, flek hitam dan warna kulit yang tidak merata dapat diatasi.
 
Be gentle to your skin.

 
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Untuk perawatan di klinik, RSVP lebih dulu
Contact via WA : 0819-0538-3669
www.skinovation.co.id
 




BACA JUGA :
Ask The Expert : Tiba-Tiba Kulit Terasa Kering
Ask The Expert : Apa yang Salah dengan Eksfoliasi?
Ask The Expert : Bruntusan Akibat Coba Produk Baru?



 


Topic

#menopause, #asktheexpert

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?