
Dok. Shutterstock
Semakin bertambah usia, semakin awet muda. Begitulah mimpi setiap orang. Usia 40 dianggap menjadi momok seseorang yang beranjak tua. Saat usia 30 tahun, saya pun membayangkan seperti apa wajah saya di usia 40 tahun.
Perasaan bercampur aduk dan juga resah. Ahli kecantikan juga manusia kan. Sering saya mendengar ibu-ibu muda ngobrol, “Kalau usia kita sudah 40 tahun nanti, kita sama-sama facelift ya. Biar kita menjadi muda lagi sama-sama.”
Saya perlu menjelaskan hukum gravitasi juga berlaku dengan seluruh tubuh kita, termasuk wajah. Kekenduran itu pasti terjadi secara alami. Yang bisa kita lakukan adalah menjaganya sejak dini agar proses alami ini tetap ‘terkontrol’ karena keadaan kulit yang sehat.
Proses facelift dan semacamnya yang bersifat invasif boleh-boleh saja dilakukan. Tapi yang perlu diingat hasilnya pun sementara dan perlu ada perawatan lanjutan.
Perhatikan Kandungan Skincare
Di usia 40 tahun, carilah produk topikal yang dapat memperbaiki kerusakan DNA, meningkatkan produksi kolagen, memudarkan pigmentasi yang tidak diinginkan dan dapat menebalkan kulit. Kenali kandungan-kandungan penting di bawah ini saat berbelanja skin care :
Retinoid atau retinol
Retino membantu meningkatkan sintesis kolagen yang meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi garis-garis halus.
Vitamin C
Vitamin C membantu memudarkan bintik hitam. Pigmentasi dapat diakibatkan oleh pengaruh sinar matahari dan hormonal . Bagi yang memilki kulit hypersensitif perlu mencari bahan yang lebih ringan.
EGF / Epidermal Growth Factor
EGF dapat membantu menebalkan kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Menggunakan formulasi EGF akan memberikan manfaat kekenyalan dan membuat wajah menjadi lebih cerah.
Enzim DNA
Produk yang mengandung enzim DNA dapat meningkatkan kesehatan kulit dan membantu mengurangi kemungkinan munculnya bintik hitam yang merupakan bagian dari terjadinya kerusakan sel.
Perawatan di Salon yang Tepat
Banyak sekali pilihan layanan di klinik kecantikan untuk mengatasi masalah yang ada di wajah kita saat usia menyentuh 40. Botox untuk area ujung mata dan garis di dahi, teknologi laser untuk mengatasi masalah pigmentasinya. Untuk memulihkan jaringan yang hilang dan lipatan halus populer digunakan ‘pengisi’ seperti Restylane atau menggunakan frekuensi radio untuk membantu mengencangkan wajah.
1. Untuk yang baru melihat adanya tanda aging seperti flek dan kulit tidak rata (belang) bisa melakukan Dermabrasi, Perawatan Ultrasound maupun Laser Resurfacing.
2. Untuk yang merasakan bagian pipi mulai turun jika dilihat dari samping (droopy line), maka dianjurkan untuk melakukan HIFU, Laser Rejuvenation atau Picosecond Laser.
3. Untuk yang mengalami penurunan pada daerah mata bagian atas maupun kantong mata bawah, kerutan dan bayangan hitam dari tingkat ringan hingga berat bisa melakukan Laser Rejuve, Bio Face Lifting maupun RF Face Lift.
Sebelum melakukan perawatan, sangat dianjurkan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu. Banyak pilihan dan tawaran, yang terbaik tentu saja harus melalui sejumlah analisa dan ekspektasi dari pasien.
Be gentle to your skin.
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation
Thamrin Residence, Ruko Blok A no. 10, Jakarta10230
Contact via WA : 0819-0538-3669
(Untuk perawatan di klinik dengan perjanjian terlebih dulu)
www.skinovation.co.id
BACA JUGA :
Ask The Expert : Beauty Emergency di Saat Genting
Ask The Expert : Helai Rambutmu Bisa Jadi Cermin Sehatnya Tubuhmu
Ask The Expert : Apa Penyebab Droopy Eye (Mata Turun)
Topic
#AskTheExpert, #FaceLift



