Career
Ayo Tarik Napas!

25 Nov 2010

Gampak, kok...
Pertama kali melihat orang melakukan olahraga pernapasan atau
pranayama seperti yoga, chi kung, atau tai chi, kayaknya gampang aja. Kan, intinya cuma bernapas dalam-dalam. Pasti, deh, kita bisa melakukannya, wajar aja, setiap hari juga kita bernapas. Gerakannya pun terlihat lebih mudah dibanding olahraga lain. Padahal, nih, menurut Drs. Oman Subandi dari Fakultas Keolahragaan Universitas Jakarta, dalam olahraga pernapasan banyak juga gerakan yang membutuhkan energi.

“Olahraga pernapasan, kan, nggak hanya meditasi. Dalam yoga dan tai chi saja banyak banget gerakannya. Kita belum tentu bisa melakukan semua gerakannya karena membutuhkan konsentrasi. Sebenarnya, sih, fungsinya sama dengan olahraga lain, yaitu untuk kesehatan. Namun karena lebih banyak mengolah napas dalam gerakannya maka disebut olahraga pernapasan,” kata Oman.

Selain itu, Erikar Lebang, instruktur yoga dari Jakarta do Yoga mengatakan kalau mengambil napas dalam olahraga pernapasan berbeda dengan bernapas biasa. Sehari-hari kita mengambil napas pendek-pendek dan hanya menggunakan otot dada. Sedangkan dalam olahraga pernapasan, kita cenderung mengambil napas lebih dalam dan mengandalkan kekuatan otot dada serta otot perut. Hasilnya aliran oksigen dalam pembuluh darah kita lebih lancar dan tubuh terasa lebih berenergi. Biasanya aliran udara ini juga mengurangi ketegangan otot dan pikiran yang lelah.

“Napas yang pendek membuat paru-paru kita hanya terisi udara sebanyak sepertiga bagian saja. Tarikan napas panjang memungkinkan paru-paru mendapat lebih banyak oksigen sehingga lebih efektif membersihkannya dari udara yang kotor,” ujar Erikar.


Jangan lupa!
Saat menjalankan olahraga pernapasan, kita kudu ingat, nih:

  1. Jangan diforsir. Saking semangatnya kita pengen ngurusin badan, langsung, deh, kita melakukan gerakan yoga yang sulit. Padahal, nih, jika kita nggak pernah menjalankan olahraga pernapasan sebelumnya, kita harus melakukan gerakan yang mudah dulu. Nggak mau, kan, tubuh malah cedera.

  2. Konsultasi. Nggak ada salahnya membicarakan tujuan olahraga kita dengan instruktur. Misalnya, nih, kita berniat membentuk tubuh yang proporsional. Maksudnya, nih, agar olahraga kita berjalan efektif.

  3. Air putih segar. Sebelum dan sesudah berolahraga, minum segelas air putih untuk mencegah dehidrasi. Boleh juga, kok, minum di sela-sela olahraga, asal nggak kebanyakan yang malah bikin perut kita kembung. CC




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?