Shawarma praktis juga sebagai bekal. Foto ilustrasi: Canva
Shawarma yang diisi daging ayam adalah makanan yang bisa jadi menu makan siang atau bekal anak ke sekolah.
Rahasia kecut unik dalam shawarma terletak pada sumac, bumbu khas Timur Tengah. Ditaburkan di akhir, sumac memberikan sensasi asam seperti lemon yang menyegarkan, mengangkat seluruh cita rasa ayam panggang dan pelengkapnya. Coba resep berikut!
Bahan:
800 g dada ayam tanpa tulang, pukul-pukul hingga pipih
6 lembar roti pita, panggang
50 g bawang bombai, cincang halus
2 sdt bubuk sumac*)
Bumbu, haluskan, aduk rata:
125 ml minyak zaitun
125 ml yogurt tawar
5 lembar bay leaf
5 siung bawang putih, cincang halus
5 sdm tomato paste
3 sdm balsamic vinegar
3 sdm air jeruk lemon
1 sdt garam
½ sdt merica hitam bubuk
½ sdt merica putih bubuk
¼ sdt kayu manis bubuk
Pelengkap:
125 g acar mentimun, potong memanjang tipis
100 g tomat merah, buang biji, potong memanjang tipis
Cara membuat:
1/ Lumuri dada ayam dengan bumbu. Simpan di dalam lemari es hingga meresap (1 malam).
2/ Panggang ayam di dalam oven panas bersuhu 180° C hingga ayam matang (± 30 menit). Keluarkan.
3/ Cabik-cabik kasar daging ayam. Sisihkan.
4/ Ambil selembar roti pita panggang, taruh ayam panggang di atasnya, taburi bawang bombay dan sumac. Sajikan disertai pelengkap.
Untuk 6 porsi
*) Sumac: Bumbu khas pada masakan Timur Tengah. Terbuat dari biji pohon sumac yang dikeringkan. Cita rasanya asam khas lemon. Dapatkan di supermarket bagian bumbu kering. (f)
Trifitria Nuragustina
Topic
#feminaFood, #kuliner


