Kemah selalu identik dengan tidur seadanya di lokasi terbuka. Tak sedikit orang yang menganggap liburan ala pencinta alam ini sebagai liburan yang repot. Padahal, camping kini bisa dinikmati dengan fasilitas resort bintang lima, atau yang dikenal dengan istilah glamping dari kata glamorous camping. Saat glamping, kita bisa bersentuhan langsung dengan alam sekaligus menikmati liburan dengan fasilitas mewah. Berikut ini beberapa lokasi glamping yang populer di dunia. 
The Paperbark Camp – Jervis Bay, Australia
The Paperbark Camp menghadirkan serangkaian pengalaman mewah menikmati keindahan alam ala Afrika dengan tenda safari yang memiliki langit-langit tinggi. Ada sekitar 12 tenda berbahan kanvas tebal yang dilengkapi fasilitas mewah, mulai dari tempat tidur berukuran besar dengan penutup kain linen yang nyaman hingga kamar mandi dengan bathtub. Di tempat ini, acara mandi jadi teramat istimewa karena kita bisa menghabiskan waktu berendam di dalam bathtub dengan suasana open air sambil menikmati kicau burung di alam bebas.
Camp yang dibuat dengan sangat memperhatikan alam ini juga tidak menggunakan barang-barang yang bisa memberikan dampak berbahaya bagi lingkungan sekitar. Termasuk menyediakan sabun dan lotion handmade yang ramah lingkungan, serta menggunakan panel solar untuk listrik.
Di malam hari, lampu-lampu yang temaram menerangi sekeliling tenda sehingga menghilangkan kesan menakutkan. Meski begitu, heningnya malam masih bisa kita nikmati. Yang menyenangkan adalah aroma eukaliptus yang tersebar di seluruh penjuru camp, karena memang camp ini dikelilingi pohon-pohon eukaliptus.
Lokasinya yang terletak di atas bukit dan dekat dengan laut memberikan petualangan yang berbeda-beda. Kita bisa menikmati keindahan Pantai Jervis sambil melakukan kayak atau sekadar mengendarai sepeda menuju kota. Saat di lokasi camp, kita juga bisa berinteraksi langsung dengan kanguru dan hewan khas Australia lainnya sambil duduk santai di teras tenda.
Bisa dibilang, The Paperbark Camp merupakan pionir glamping. Sekitar 15 tahun lalu, pemiliknya, Irena dan Jeremy Hutchings, melakukan perjalanan ke Afrika. Mereka senang dengan liburan tersebut, tapi terganggu dengan semua kesulitan dan usaha yang harus dilewatinya. Itulah sebabnya, tahun 1998 keduanya kemudian mengembangkan konsep glamping di The Paperbark Camp yang menawarkan tak hanya kedekatan dengan alam, tapi juga gaya liburan mewah ala resort.
Lokasi: Dua jam perjalanan menggunakan kendaraan dari Sydney menuju Jervis Bay.
Harga per malam: Rp5 juta hingga Rp7,5 juta

Aman-i-Khas – Rathambore National Park, India
Rathambore National Park adalah salah satu taman nasional terbesar yang terletak di India bagian utara. Taman Nasional yang memiliki luas 1.334 km persegi ini dulunya adalah tempat berburu keluarga Raja Jaipur. Kini, kawasan ini menjadi favorit turis yang berkunjung ke Jaipur.
Untuk merasakan dari dekat kehidupan flora fauna di Rathambore National Park, Aman-i-Khas, sebuah glamping resort terkenal di Jaipur, menawarkan pengalaman bintang lima di tengah hamparan ilalang hijau. Para tamu bisa menginap di salah satu dari 10 tenda putih dengan atap tinggi yang tersedia. Di sekelilingnya, bukan bangunan tinggi atau restoran bergaya mewah. Sejauh mata memandang, keindahan Bukit Aravalli yang menjadi daya tarik pemandangan di Jaipur, seakan tak hilang dari pandangan.
Jauh dari kehidupan kota-kota di India yang terkenal bising dan padat oleh kendaraan, liburan mewah di tengah hutan belantara ini seakan menghadirkan sisi lain dari India. Tiap tenda dilengkapi dengan interior mewah, simpel, tapi tetap stylish. Kita bisa memilih untuk berbaring di dalam kamar tenda yang dilengkapi tempat tidur ukuran besar, atau sekadar menikmati hangatnya matahari sore sambil duduk santai di teras tenda yang langsung menghadap ke Taman Nasional.
Di bagian dalam tenda juga terdapat lemari besar serta kursi-kursi santai. Tapi, jangan bayangkan tenda ini memiliki dinding yang kokoh. Seperti halnya tenda, dinding ruangannya dibatasi oleh kanvas berwarna putih. Tak ada pintu, hanya ada beberapa lembar kain tipis yang menjadi penutup tiap tenda sekaligus juga mencegah masuknya serangga.
Aman-i-Khas hanya buka dari bulan Oktober hingga April tiap tahunnya, yang merupakan periode terbaik untuk melihat langsung flora dan fauna India. Sambil camping mewah, kita akan diajak oleh pemandu alam untuk melihat kehidupan harimau, macan tutul, buaya, hingga rusa.
Lokasi: Sekitar 130 km dari Jaipur. Dari Delhi, Jaipur bisa dicapai dengan kereta supercepat selama kurang lebih 4,5 jam.
Harga per malam: Rp18 juta

4 Rivers Floating Lodge – Tatai, Koh Kong, Kamboja
Tatai merupakan salah satu daerah tujuan wisata ecotourism yang ditawarkan oleh Kamboja. Terletak di perbatasan antara jalanan dari Bangkok menuju Phnom Penh. Yang menarik, Tatai memiliki semua keindahan Pegunungan Cardamon dengan aliran Sungai Tatai yang membelah kawasan hutan yang menjadi paru-paru hutan tropis di Asia Tenggara.
Di daerah ini, terdapat banyak penginapan yang menawarkan konsep alami, salah satunya yang menarik adalah 4 Rivers Floating Lodge. Glamping resort ini terletak tepat di atas Sungai Tatai. Untuk mencapainya, kita harus menyewa boat dan menempuh perjalanan selama 10 menit menyusuri sungai dari Kota Tatai.
Ada 12 kamar yang dibangun di atas jembatan terbuat dari kayu yang berjajar rapi di pinggir sungai. Tiap kamar memiliki konsep minimalis dengan menggunakan tenda safari. Layaknya hotel bintang lima, bagian dalamnya juga dilengkapi dengan fasilitas mewah. Tiap kamar memiliki desain melingkar dikelilingi dinding berbahan seperti kaca yang tembus pandang, supaya kita bisa menikmati pemandangan indah tanpa harus keluar dari dalam kamar.
Di bagian luar kamar ada teras tempat berjemur dan bersantai. Selain itu, ada pula restoran dan bar yang siap melayani kebutuhan para tamu. Meski jauh dari kehidupan perkotaan, lodge ini tetap memberikan fasilitas televisi dan wi-fi.
Sambil berbaring di dalam kamar, kita masih bisa mendengarkan suara sungai dan hutan. Suasana yang sunyi dan tak banyak dikunjungi orang menjadikan tempat ini nyaman untuk melepas penat. Nikmati jernihnya air sungai dengan bermain kayak atau berenang. Jika ingin mencoba tantangan lain, kita bisa trekking di kawasan hutan Gunung Cardamon sambil melihat habitat burung-burung yang masih cukup banyak terdapat di sekitar kawasan ini. Ada juga air terjun yang masih asri.
Lokasi: Dari Phnom Penh, Tatai bisa ditempuh lewat perjalanan darat selama 4 jam melalui highway 48, yang menghubungkan Bangkok dengan Phnom Penh. Dari Tatai 4 Rivers Floating Lodge bisa dicapai dengan menggunakan speedboat (10 menit) atau cruising boat (20 menit) yang disiapkan oleh pihak resort.
Harga per malam: Rp2,8 juta hingga Rp3,3 juta

Three Camel Lodge – Gurun Gobi, Mongolia
Terletak di jantung Mongolia, Three Camel Lodge menjadi salah satu resort dunia terunik pilihan National Geographic. Three Camel Lodge terkenal sebagai pusat konservasi lingkungan sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya khas bangsa Mongolia yang terkenal nomaden. Hampir seluruh pekerja adalah penduduk setempat, sekaligus menjadi tempat penelitian dan monitoring kehidupan liar di Gurun Gobi.
Resort ini memiliki 20 handmade gers, atau rumah berbentuk tenda tradisional khas bangsa Mongol. Tiap bangunan dilengkapi dengan kamar tidur, lantai kayu, furnitur kayu buatan tangan, serta kamar mandi pribadi. Dari luar, desain ger terlihat seperti lingkaran berwarna putih yang sangat elegan. Sungguh serasi dengan landmark Gurun Gobi yang berwarna cokelat dan hijau sejauh mata memandang. Tiap kamar memiliki pintu yang menghadap pemandangan yang sama, yaitu Pegunungan Gobi-Altai yang indah.
Di sini, ada banyak aktivitas menyenangkan dan penuh tantangan yang bisa kita lakukan, seperti eksplorasi Gurun Gobi bersama Nomadic Expeditions Tour yang merupakan bagian dari management Three Camel Lodge. Melepas lelah, bisa mencoba spa atau mencicipi gastronomi Mongolia di restoran Bultagtai. Di akhir perjalanan kita bisa membeli barang-barang kerajinan khas Mongolia, seperti pashmina dengan kualitas terbaik.
Lokasi: Dari Kota Ulaanbaatar, ibu kota Mongolia, perjalanan dilanjutkan dengan penerbangan selama 1,5 jam menuju Kota Dalanzadgad. Untuk mencapai lokasi resort, dari Dalanzadgad, perjalanan dilanjutkan lewat darat selama 1,5 jam dengan kendaraan Land Cruiser atau jenis 4 wheals yang telah disediakan oleh pihak resort.
Harga per malam: Rp3 juta

La Cocoteraie Luxury Tents – Lombok, Indonesia
Salah satu tujuan wisata favorit di Lombok adalah Gili Trawangan. Pulau kecil yang masuk dalam gugusan Kepulauan Gili ini memang menyimpan sejuta keindahan panorama mulai dari hamparan pasir putih hingga kekayaan alam bawah laut. Banyak resort yang ditawarkan di Gili Trawangan, tapi salah satu yang unik dan akan menjadi penawar keinginan kita untuk bersantai di dalam sebuah tenda di pinggir pantai adalah La Cocoteraie Luxury Tents.
Lokasinya yang jauh dari pusat keramaian Gili Trawangan namun dekat dengan pantai berpasir putih menjadikan resort ini pilihan yang menyenangkan untuk melepas lelah dan menikmati keindahan alam. Tiap kamar terdiri dari tenda-tenda yang dibangun di atas lantai kayu. Di dalamnya tersedia tempat tidur standar hotel berbintang, meja dan kursi dengan desain kayu, serta kamar mandi modern yang luas dan bersih.
Tiap tenda juga dilengkapi dengan kain pelindung dari serangga. Hammock yang terpasang di bagian depan menghadap ke taman, menjadi tempat favorit para pengunjung, karena bisa bersantai sambil menikmati semilir angin pantai. Kita juga bisa meminjam sepeda yang disediakan gratis untuk berkeliling pulau.
Lokasi: Dari Lombok, Gili Trawangan bisa ditempuh dengan menggunakan perahu sewaan dari Pantai Senggigi atau public boat dari Pelabuhan Bangsal.
Harga per malam: Rp950.000

Raventree Glamping Resort – Gapyeong, Korea Selatan
Tempat yang berlokasi di kawasan pegunungan yang jaraknya tak jauh dari Seoul ini lebih menekankan konsep liburan keluarga. Terdapat 21 tenda yang tersebar di antara kolam renang alam. Selain latar belakang alam yang indah, kita juga bisa menikmati pertunjukan film yang ditampilkan di layar proyektor. Untuk anak-anak, tersedia fasilitas karaoke lagu-lagu K-pop.
Uniknya, Raventree Glamping Resort memiliki tenda bertingkat dua dengan desain konsep yang nyaman. Di bagian bawah, yang bisa dibuat terbuka, terdapat tempat duduk dan meja untuk bersantai dan menikmati hidangan, sementara kamar tidur terletak di bagian atas tenda. Lantainya pun terbuat dari kayu, sehingga tak perlu khawatir menapaki tanah yang lembap.
Selain di Gapyeong, Raventree Glamping Resort juga tersebar di beberapa tempat lain. Misalnya di Gonju, salah satu kawasan paling bersejarah di Korea. Resort ini terletak tepat di dekat museum seni dan sejarah terbesar. Di kawasan Season, resort ini letaknya dekat dengan pinggir Pantai Season yang indah. Dari tenda, kita bisa langsung merasakan udara pantai yang segar, sambil melihat indahnya matahari terbenam.
Lokasi: Dari Kota Seoul, Gapyeong bisa dicapai dengan kereta api atau subway dengan waktu tempuh selama 1 jam.
Harga per malam: Rp2.000.000.(FLW)


