Trending Topic
World Autism Awareness Day

2 Apr 2015


WHO menetapkan tanggal 2 April sebagai hari peduli autisme sedunia. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang kompleks dengan gejalanya meliputi perbedaan dan ketidakmampuan dalam berbagai bidang seperti kemampuan berkomunikasi, motorik, dan interaksi sosial. Faktor genetik, konsumsi obat, dan konsumsi logam melalui makanan diduga dapat menjadi penyebab anak menjadi autis. Diperkirakan, satu dari 160 anak di dunia mengalami Autism spectrum disorders.

Pemahaman masyarakat yang kurang, antara lain  menyebabkan penggunaan kata autis sebagai ejekan dan cemooh. Hal yang mungkin sepele bagi orang kebanyakan, tapi bagi para keluarga anak Autis hal tersebut sangat menyakitkan dan tidak mudah dilupakan. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, selama satu bulan, 28/3 – 28/4/2015, London School Centre for Autism Awareness (LSCAA) menyelenggarakan Autism Awereness Festival (AFF) yang ke-7, dengan tema Duniamu Duniaku, Dunia Kita Bersama.

Acara ini didedikasikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki wadah untuk mempertunjukkan kemampuan mereka dan menceritakan pada masyarakat akan keberadaan mereka. Bahwa, dunia akan terlihat lebih indah apabila kita bisa berbagi tanpa memandang kekurangan masing-masing. Keberadaan anak berkebutuhan khusus tidak dapat disisihkan, mereka harus diakui dan diterima. Perhatian dan kasih sayang kita semua akan banyak membantu anak-anak berkebutuhan khusus untuk masuk ke dalam dunia kita.  

Di Prof Djayusman Auditorium & Performance Hall Campus B LSPR, tanggal 28 Maret lalu telah diselenggarakan lomba musik dan seminar bersama adokter spesialis dan pakar gizi untuk mempersiapkan putra/putri berkebutuhan khusus agar tumbuh menjadi remaja yang sehat. Di tempat yang sama, 6 – 9 April, diadakan pemutaran film bertema autisme dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, Italia, dan India.

Selain itu, pada tanggal 11 April 2015, LSCAA menggelar pentas seni dan pameran hasil karya anak-anak berkebutuhan khusus berupa musik, lagu, tari, lukisan dan foto di Plaza Senayan Jakarta. Pada 18 April, bekerjasama dengan Performing Art Communication London School, LSCAA menghadirkan drama musical berjudul Aladdin, yang akan dimainkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus.
   
Diharapkan festival ini akan menggalang kesadaran masyarakat akan keberadaan anak-anak berkebutuhan khusus dan memberikan kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya. Seperti tujuan WHO mencanangkan hari peduli autisme sedunia, yaitu membantu anak-anak dan orang dewasa yang mengalami autisme sehingga mereka dapat hidup layak dan penuh arti.

NF



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?