Siapa bilang, waspada penuaan dini boleh dimulai nanti-nanti saja, setelah masuk usia matang, 35 tahun? dr. Phaidon L. Toruan justru menyarankan, sebaiknya pola hidup ‘ramah usia’ dimulai sejak seseorang memasuki usia 20-an. Makin dini dimulai, makin awet kesehatan dan kecantikan menjadi milik kita. Lihat saja, di zaman sekarang, banyak wanita usia 30-an sudah menderita osteoporosis! Jadi, anggapan bahwa osteoporosis adalah ‘urusan’ wanita usia 40-an, salah besar.Memulai pola hidup dengan antiaging diet, relatif mudah. Mulailah dengan mengubah kebiasaan, yakni berteman dengan makanan pelawan antiaging. Sebaliknya, ‘musuhi’ semua makanan penyebab penuaan (kaya lemak, terlalu banyak gula, dan lain-lain). Bukan tak mungkin, jika itu terlaksana, Anda tak hanya makin jauh dari penuaan, bahkan keluhan kesehatan Anda (seperti gejala osteoporosis dini) pun bisa teratasi.
Langkah pertama, cermati menu sehari-hari yang sekarang Anda terapkan. Perhatikan makanan utama, lauk-pauk, hingga camilan. Lalu, lakukan perbaikan seperti contoh di bawah ini:
- Nasi putih diganti nasi merah
- Roti putih diganti roti gandum
- Mi instan diganti spaghetti
- Bubur ayam diganti bubur oatmeal.
- Kurangi makan cake, ganti dengan rujak buah, bubur kacang hijau, singkong bertabur gula merah atau kelapa, kue timus, atau ubi rebus.
Ketiga, tidak bisa tidak, sayur dan buah harus disantap setiap hari. Idealnya, setiap orang mengonsumsi 3 porsi buah sehari. Sayangnya, menurut dr. Phaidon, banyak dari kita yang belum-belum sudah bilang sulit dilakukan. Cara berpikir seperti inilah yang perlu diubah. “Begitu kita mengatakan sulit, maka berbagai fakta yang mendukung kesulitan itu akan membuat kita mudah menyerah dalam mencoba kebiasaan baik tersebut.”
Asteria Elanda
Anda ingin awet muda? Makan ini!


