Trending Topic
Unfriend Saja!

28 Nov 2014

1. Semua tentang dia. Bahkan saat Anda cerita sesuatu, ia selalu membelokkan pembicaraan, kembali fokus tentang dirinya. Melelahkan.
2. Membuat Anda merasa tak berharga. Terus-menerus  mengkritik pilihan busana, berat badan, model rambut, bahkan senyum Anda. Teman sejati adalah orang yang menghargai Anda apa adanya. Kalaupun Anda melakukan kesalahan, ia tidak akan menghakimi Anda, tapi memang terdengar tulus mengingatkan Anda.
3. Membuat Anda melakukan hal yang Anda sesali kemudian. Punya teman hore-hore memang menyenangkan dan membuat hidup tak membosankan. Tapi, jika itu membuat Anda berurusan dengan hukum, tak sepadan rasanya.
4. Tukang memanfaatkan. Saling membantu memang itu gunanya teman. Tapi, kalau terus-menerus menjadikan Anda sebagai ATM, lupakan saja. Lebih buruk lagi jika teman itu memanfaatkan Anda sebagai pemuas nafsu belaka.
5. Datang saat ada perlunya saja. Saat akur dengan kekasih atau asyik dengan teman lain, boro-boro mereka menyapa Anda. Teman yang hanya datang saat perlu curhat saja mungkin menganggap Anda seperti baterai cadangan.
6. Punya pasangan kacau. Bukannya tak ingin membantu, tapi Anda pasti bakal muak menyaksikan drama cinta orang yang tidak peduli pada diri mereka sendiri.
7. Menjelek-jelekkan Anda di belakang. Ia tahu semua sisi baik dan buruk Anda, jadi jika ia tidak bisa menjaga kepercayaan Anda, sebaiknya Anda tidak meneruskan pertemanan dengannya.
8. Sama sekali berbeda. Dulu Anda memang satu kampus. Tapi, jika kini Anda berdua sudah menjadi dua pribadi dengan dunia (hobi, minat, preferensi, dan lainnya) yang terlalu jauh berbeda, bahkan saat bertemu Anda berdua merasa canggung dan tak ada yang bisa dibincangkan kecuali nostalgia masa kuliah, buat apa memaksakan diri menjaganya.(NURI FAJRIATI) 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?