Menurut Farah Dini Novita BA(Hons),RFA,CFP, Perencana Keuangan dari Janus Financial, memasak sendiri di rumah akan bisa menghemat hingga 50% ketimbang membeli makanan di luar. Apalagi jika anggota keluarga cukup banyak. Karena kecenderungannya, ketika pergi ke mal misalnya, Anda akan mudah tergoda untuk membeli jajanan, di luar tujuan semula, yaitu makan siang atau malam. Tapi, penghematan itu akan berjalan maksimal jika Anda bisa berbelanja bahan makanan secara cermat. Seperti dijelaskan oleh Farah, perlu manajemen stocking makanan yang baik sehingga bahan makanan yang dibeli tidak menjadi sia-sia dan terbuang.
Berikut ini beberapa tip solusi pintar berbelanja bahan kebutuhan pangan:
- Tentukan berapa kali dalam sebulan Anda akan berbelanja. Untuk menghemat waktu dan agar bahan pangan tetap segar, Anda bisa menjadwalkan belanja bahan pangan tiga hari sekali hingga seminggu sekali.
- Buat daftar belanja bahan pangan sesuai kebutuhan memasak Anda untuk beberapa hari ke depan.
- Jangan mudah tergoda. Belanjalah hanya sesuai daftar belanja yang Anda miliki saat itu.
- Bumbu dapur dengan masa expired yang lama, seperti garam, gula, bubuk cabai, dan penyedap rasa, bisa Anda stock dalam jumah terbatas. Misalnya, membelinya hanya pada saat belanja bulanan.
- Untuk menjaga kesegarannya, bumbu dapur segar, seperti bawang merah dan cabai, beli sesuai kebutuhan memasak dan tidak perlu membeli untuk disimpan.
- Makanan olahan seperti sosis, nugget, dan bakso sebaiknya dibeli dalam jumlah terbatas. Simpan di dalam freezer agar tetap terjaga kualitasnya. (f)


