Budaya pergi ke museum sudah mendarah daging di Amerika Serikat. Museum tidak lagi hanya identik dengan belajar, tapi sudah menjadi tempat rekreasi untuk orang segala usia. Ssst… museum juga jadi tempat yang romantis untuk berkencan! Nah, di alun-alun Kota Washington, D.C., saya, Dhania Iman, menemukan beragam museum dan galeri terbaik Amerika yang berjejer di pinggiran tanah lapang seluas 59 hektare. Tak hanya edukatif, museum-museum ini juga begitu menyenangkan, membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di sana.
Museum Hopping
Penggemar serial drama forensik Bones mungkin sering mendengar nama Smithsonian disebut-sebut. Smithsonian adalah institusi riset dan pendidikan yang menaungi kebanyakan museum dan galeri berbangunan kuno di Washington, D.C. Selain memiliki 19 museum dan galeri, Smithsonian juga mengelola sembilan pusat riset dan kebun binatang.
Pengunjung bisa menikmati dan mempelajari sekitar 137 juta artefak dan spesimen yang terpajang di museum-museum dan galeri Smithsonian yang buka hampir tiap hari. Semuanya tidak dipungut biaya tiket masuk.
Semua informasi di sana juga dikemas secara menarik dan mudah dicerna. Berbagai ekshibisi interaktif dengan teknologi tercanggih membuat pengunjung, tua dan muda, semangat mencari-cari informasi. Ekshibisi yang ditampilkan pun sering kali berganti sehingga membuat orang tak puas hanya datang sekali.
Tak heran jika pengunjung betah berjalan-jalan atau sekadar duduk-duduk sambil menikmati keindahan benda-benda yang telah menjadi saksi bisu sejarah ini. Banyak pengunjung yang datang ke museum untuk sekadar nongkrong di kursi-kursi yang disediakan di banyak penjuru museum.
Keunikan yang lain adalah kafetaria museum. Makanan-makanan yang disajikan di sana biasanya disesuaikan dengan tema museumnya. Misalnya, dari makanan astronaut yang sudah dikeringkan, atau makanan khas orang Indian zaman dulu, seperti jagung atau daging bison.
National Air and Space Museum
Museum ini dijamin akan membuat para pencinta pesawat kegirangan. Segala rupa pesawat terbang dan pesawat luar angkasa, ada di sana. Yang paling menarik, pengunjung bisa melihat replika pesawat Apollo 11 yang sukses membawa astronaut Amerika, Neil Amstrong, ke bulan. Penasaran dengan kehidupan astronaut di luar angkasa? Kita juga bisa mengintip isi kapsul tempat para astronaut tinggal, makan dan mandi saat bertugas. Ekshibisi pesawat terbangnya juga tidak kalah menarik. Museum ini menceritakan sejarah perkembangan teknologi pesawat mulai dari zaman Wright bersaudara. Siapa pun pasti akan terkesima melihat berbagai jenis pesawat tempur canggih yang digunakan untuk perang dulu dan sekarang. Berbagai pesawat komersial juga ditampilkan di museum ini. Masih berhubungan dengan aeronautika, berbagai film dokumenter tentang tata surya dan perkembangan alam semesta ditayangkan di teater dan planetarium yang juga ada di dalam museum tersebut.
National Museum of Natural History
Mungkin Anda masih ingat film Night at the Museum yang bercerita tentang seisi museum yang menjelma menjadi makhluk hidup di malam hari. Nah, film yang dibintangi Ben Stiller itu mengambil lokasi di museum ini. Berbagai jenis fosil binatang serta kerangka dinosaurus buatan dengan ukuran yang asli bisa ditemukan di museum ini. Tapi, jangan khawatir, mereka tidak menjelma menjadi makhluk hidup di malam hari!Di museum sejarah alam ini kita bisa mempelajari berbagai jenis binatang purbakala, spesies tumbuhan, bebatuan, dan artefak dari berbagai zaman. Selain itu, kita juga bisa menonton beragam film dokumenter pengetahuan alam yang disajikan di teater IMAX yang dijamin bisa membuat Anda terkesima.
Yang menarik, museum ini menyimpan intan Hope berwarna biru seberat 45,52 karat dari Prancis yang sangat legendaris. Intan yang harganya mencapai sekitar 250 juta dolar Amerika ini konon terkutuk dan selalu membawa sial bahkan tragedi bagi orang yang menyimpannya.
Beberapa pemiliknya antara lain Raja Louis ke-14 dari Prancis, juga kolektor perhiasan Pierre Cartier dan Harry Winston, yang akhirnya mendonasikan intan tersebut ke institusi Smithsonian dan sekarang terpajang di National Museum of Natural History. Rahasia di balik kutukan intan Hope ini tidak pernah terungkap, namun selalu membuat para pengunjung penasaran sekaligus merinding dibuatnya.
National Museum of American History
Sungguh merinding bisa melihat bendera pertama Amerika yang dibuat pada tahun 1813 dengan mata kepala sendiri, yang disimpan di museum ini. Walaupun sudah usang dan robek di beberapa bagian, bendera yang berukuran asli 9x12 m ini masih terawat dan disimpan dengan baik. Bagi yang ingin mempelajari sejarah Amerika dari segi sosial, budaya, dan politik, di sinilah tempatnya. Salah satu ekshibisi yang terkenal dan banyak dikunjungi di museum ini adalah The First Ladies, di mana pengunjung bisa mengagumi koleksi gaun berumur ratusan tahun milik para ibu negara Amerika yang terdahulu.
Salah satu gaun yang terbaru di ekshibisi tersebut adalah gaun berwarna merah rancangan desainer Jason Wu milik ibu negara Michelle Obama yang dikenakan pada malam pelantikan ke-2 sang suami. Gaun ini dipinjamkan ke National Museum of American History selama satu tahun untuk merayakan 100 tahunnya ekshibisi ‘First Ladies’ yang dibuat oleh Smithsonian. Menjadi suatu kebanggaan tersendiri jika bisa melihat langsung gaun-gaun indah yang pernah dikenakan oleh para ibu negara yang tersohor ini.
Selain itu ada juga ekshibisi Bon Appetit! Julia Child's Kitchen yang mempertunjukkan dapur milik mendiang koki Amerika yang terkenal itu. Dapur sebesar 7 meter persegi beserta seluruh isinya ini diambil langsung dari rumah Child di Massachusetts dan didonasikan kepada museum tersebut.
National Museum of the American Indian
Salah satu museum terbaru di Smithsonian adalah museum yang khusus didirikan untuk menggambarkan kehidupan penduduk asli Amerika, suku Indian, melalui koleksi artefak dari berbagai suku Indian yang dipamerkan lewat beragam ekshibisi. Museum yang terletak tepat di sebelah National Air and Space Museum ini memiliki bangunan berbentuk seperti bongkahan batu yang unik, dengan dekorasi miniatur kemah-kemah Indian atau teepe yang sangat menarik. Sungguh menakjubkan ketika mengetahui museum ini menyimpan sejumlah 825.000 artefak dari berbagai negara, antara lain Amerika, Kanada, dan Meksiko, yang berhubungan dengan budaya, agama, dan sejarah suku Indian. Tak tertinggal pula berbagai barang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari mereka, seperti pakaian dan selimut berbahan kain navajo, alat pancing tradisional, keranjang yang dipakai untuk membawa bahan pangan, serta macam-macam perkakas pertukangan.
National Gallery of Art dan Sculpture Garden
Pencinta seni lukis tidak boleh melewatkan National Gallery of Art yang menyimpan karya-karya asli pelukis terkenal, seperti Leonardo Da Vinci dan Rembrandt. Berbagai karya seni dari berbagai era yang terpajang di galeri ini dijamin bisa membuat siapa pun terbuai dan betah menikmatinya selama berjam-jam. Tak heran jika banyak bangku yang tersedia di berbagai ruangan yang menyimpan karya-karya seni tersebut. Galeri ini juga menyediakan berbagai jenis program untuk anak-anak, remaja, dan keluarga yang ingin melakukan kegiatan yang berhubungan dengan seni. Jika masih bertenaga, keluar dari galeri Anda bisa berjalan kaki ke Sculpture Garden dan menikmati patung dan karya seni lainnya yang dipamerkan di taman terbuka. Indah sekali!




