Anda merasa selalu jatuh ke dalam pelukan pria posesif?. Dengan tipe kekasih yang selalu sama: tampan, bad boy, pergaulan luas, dan disukai banyak wanita. Masalahnya, setelah menjadi kekasih, pria-pria ini, mereka cenderung posesif dan selalu ngotot ingin mengikuti Anda ke acara apa pun. Tak hanya itu, rasa cemburu mereka besar sekali. Bisa dikatakan, Anda nyaris tidak pernah pergi gaul tanpa kekasih. Bahkan, hang out dengan sahabat pun, kekasih selalu ikut. Lama-kelamaan Anda jadi cepat bosan dan kehilangan waktu me time Anda. Dan, benang merahnya hubungan Anda itu terjadi dalam jarak hitungan bulan saja. Mengapa Anda selalu jatuh hati kepada pria dengan tipe yang sama?
Menurut Psikolog Anna Surti Ariani (Nina), ada beberapa kemungkinan yang terlihat di sini. Pertama, mungkin Anda adalah pribadi dengan emosi yang belum stabil. Anda baru bisa merasa pede kalau ada orang lain yang mendampingi dan menggandeng. Sering kali, anak dengan pola asuh yang tidak menerapkan kemandirian, akan menjadi pribadi yang seperti ini ketika dewasa. Akibatnya, tanpa kehadiran orang lain, ia akan merasa seperti ‘anak hilang’.
Kedua, bisa jadi sifat posesif pria-pria yang pernah ada di hidup Anda ini sebetulnya adalah bentuk reaksi dari sifat posesif yang Anda miliki. Seseorang yang tidak stabil emosinya akan selalu merasa insecure, sehingga menjadi posesif. Kelihatannya, ada tekanan pada diri Anda untuk selalu ‘tampil’ prima, dengan gandengan paling keren, di depan teman-temannya. "Saya menduga, tekanan ini dilimpahkan Anda kepada kekasihnya juga. Akhirnya, kekasih Anda pun melakukan hal yang sama. Aksi dan reaksi ini wajar terjadi," ujar Nina.
Mengapa selalu tertarik kepada pria dengan tipe yang sama? Mungkin, karena Anda selalu mencari pasangan di tempat yang sama. Misalnya, setiap kali pergi clubbing, ia selalu tertarik kepada pria yang asyik diajak hang out. Kalau pergaulannya di lingkungan itu-itu saja, ya, tidak akan ada perkembangan.
Sebaiknya, Anda memperluas pergaulan dan mulai mencari pasangan dengan aspek kepribadian yang lebih matang. Misalnya, pria yang setia, bertanggung jawab, dan passionate terhadap pekerjaannya. Hal ini penting, terutama jika Anda ingin membangun keluarga kelak. Percayalah, pria yang menarik tidak harus bad boy, kok.
Primarita S. Smita


